Kampanye Gempur Rokok Ilegal di Hari Jadi Kota Batu ke-23
Batu | Serulingmedia.com– Perayaan Hari Jadi Kota Batu ke-23 menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan berbagai isu, termasuk bahaya peredaran rokok ilegal.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah kegiatan sosialisasi kampanye gempur rokok ilegal yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu, Sabtu malam (19/10/2024), di Balai Kota Among Tani.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Satpol PP Kota Batu dan Kantor Bea Cukai Malang, dengan dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya rokok ilegal, serta memperkuat partisipasi aktif dalam menekan peredaran produk ilegal tersebut.
Melalui penyuluhan yang disampaikan oleh Agnita Adityawardani, Pejabat Fungsional Ahli Pertama Bea Cukai Malang, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya cukai bagi negara dan mengenali ciri-ciri rokok ilegal.
Keberadaan rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari segi pendapatan, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen yang bijak, tetapi juga turut berperan dalam pelaporan jika menemukan rokok ilegal di pasaran.
” Diharapkan peredaran rokok ilegal dapat ditekan melalui partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Satpol PP Kota Batu, sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas penegakan aturan, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah terkait cukai.
Dalam sambutannya Kasat Pol PP. Dr. Abdul Rais, S.Pd., M.Si., yang diwakili Kabid Penegak Perda Satpol PP Kota Batu, Chaiyi, menjelaskan bahwa selain sosialisasi terbuka, pihaknya juga akan melaksanakan sosialisasi tatap muka di berbagai kecamatan dan memberikan bimbingan teknis (bimtek) bagi anggotanya.
” kami juga akan mengadakan sosialisasi tatap muka di tiga kecamatan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi petugas Satpol PP untuk meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi rokok ilegal,” jelas Chaiyi.
Langkah-langkah ini diambil untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam mengidentifikasi produk rokok ilegal dan memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha yang terlibat.
Tak hanya itu, Satpol PP berencana melakukan operasi pasar serta operasi gabungan dengan melibatkan Kejaksaan, Kepolisian, dan Bea Cukai. Hal ini dilakukan untuk menindak tegas peredaran rokok ilegal di Kota Batu.
” Kami juga akan melakukan operasi gabungan dengan Kejaksaan, Kepolisian, dan Bea Cukai untuk menindak tegas peredaran rokok ilegal,” lanjutnya.
Kerja sama lintas lembaga ini menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan penegakan hukum berjalan dengan efektif. Seperti yang disampaikan oleh Fahmi Mirza Barata, Kasubsi Penuntutan, Eksekusi, dan Eksaminasi Tindak Pidana Umum Kejari Batu, Kejaksaan berkomitmen mengoptimalkan pendapatan negara melalui upaya penegakan hukum yang terukur.

Peran kepolisian juga tidak kalah penting. Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo, menjelaskan bahwa Polres Batu telah membentuk Unit Opsnal yang secara khusus melakukan penyelidikan terkait peredaran rokok ilegal.
” Melalui peran aktif Polisi RW, yang memantau situasi di tingkat akar rumput, diharapkan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal bisa lebih ketat dan efektif ” tegasnya.
Kampanye gempur rokok ilegal yang diadakan pada malam itu bukan hanya sekadar sosialisasi biasa. Selain memberikan edukasi, acara ini juga diramaikan dengan penampilan artis-artis ternama seperti Kahitna dan Yovie & Nuno, berkat kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Batu.
Kehadiran hiburan di tengah kampanye diharapkan mampu menarik lebih banyak perhatian masyarakat dan menyampaikan pesan penting mengenai bahaya rokok ilegal dengan cara yang lebih menarik.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam memerangi rokok ilegal.
Dengan peran aktif seluruh pihak, diharapkan peredaran rokok ilegal dapat ditekan, serta pendapatan negara dari sektor cukai dapat terus dioptimalkan.
Perayaan Hari Jadi Kota Batu ke-23 bukan hanya sekadar selebrasi, melainkan juga momen refleksi bersama untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan taat hukum. ( Eno ).





