UIN Maliki Gelar FGD Bersama Dewan Pengawas, Mantapkan Arah Kampus Menuju PTN-BH

rabu

Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dewan Pengawas sebagai langkah strategis memperkuat arah pengembangan kampus ke depan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (4/2/2026) di Ruang Rektor UIN Maliki Kampus I.

FGD tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., jajaran Dewan Pengawas, para Wakil Rektor I hingga III, Kepala Biro, para dekan, serta pimpinan unit dan lembaga di lingkungan UIN Maliki Malang.

Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menegaskan komitmen UIN Maliki dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi Islam yang benar-benar berkualitas. Menurutnya, kualitas tidak hanya diukur dari capaian akreditasi semata, tetapi juga dari mutu proses dan hasil pendidikan.

“Berkualitas bagi UIN Maliki bukan hanya bagus dari sisi akreditasi, tetapi juga unggul dari sisi kualitas pendidikan yang dirasakan langsung oleh mahasiswa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa UIN Maliki saat ini tengah mempersiapkan penguatan kelembagaan menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Selain itu, pengembangan program studi adaptif yang selaras dengan kebutuhan zaman juga menjadi perhatian utama.

 

Prof. Ilfi menyoroti ketatnya persaingan antar perguruan tinggi negeri, khususnya dengan semakin banyaknya kampus yang telah berstatus PTN-BH. Namun, ia menekankan agar kondisi tersebut tidak dipandang sebagai hambatan.

“Ini sebaiknya kita jadikan tantangan agar kita semakin termotivasi, bukan sebagai kendala,” tambahnya.

Dalam FGD tersebut, sejumlah program prioritas turut dibahas secara mendalam. Di antaranya pengembangan kelas kerja sama, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta rencana pendirian rumah sakit pendidikan sebagai penunjang peningkatan kualitas layanan akademik dan pembelajaran mahasiswa.

“PR kita besar untuk merealisasikan rumah sakit pendidikan ini. Dari sinilah kita bisa mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa,” ujar Prof. Ilfi, perempuan kelahiran Pasuruan tersebut.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas UIN Maliki Malang, Dr. H. Fesal Musaad, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi dan peran aktif seluruh unsur pimpinan serta sivitas akademika dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Tugas kita adalah memainkan peran masing-masing, sekecil apa pun itu. Mulai dari penguatan BLU, peningkatan daya saing, pelayanan publik, hingga inovasi agar kampus ini terus relevan dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Dr. Fesal yang juga merupakan pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI tersebut menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan sebagai fondasi transformasi UIN Maliki menuju PTN-BH.

“Saya yakin dan percaya, UIN Maliki Malang akan segera menjadi PTN-BH,” pungkasnya optimistis. ( Eno).