Rektor UIN Malang Lantik Pimpinan Baru, Targetkan Dua Fakultas Baru Melesat ke Kelas Dunia

1744354_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, resmi melantik jajaran pimpinan baru untuk masa jabatan 2025–2029, Senin (20/7/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi Fakultas Teknik serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam sebagai fakultas baru yang ditargetkan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

 

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Ruang Rektor UIN Malang dan dihadiri para wakil rektor, kepala biro, ketua senat, ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), para dekan, Direktur Pascasarjana, hingga ketua program studi.

Berdasarkan Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 1648 Tahun 2026, pejabat yang dilantik meliputi Dr. Khairul Rahman, M.Si sebagai Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, M.H. sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Dr. Tarranita Kesumadewi, M.T. sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik, serta Dr. Jamilah, M.A. sebagai Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam.

 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan amanah di lingkungan kampus.

 

Dalam arahannya, Prof. Ilfi menegaskan pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi menjadi titik awal percepatan pembangunan dua fakultas baru yang diharapkan segera menunjukkan kinerja nyata.

 

“Hari ini merupakan momen yang sangat bersejarah, khususnya bagi Fakultas Teknik dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Mulai hari ini, bukan besok, tetapi hari ini juga saudara-saudara sudah harus bekerja,” tegasnya.

 

Menurutnya, tantangan utama bukan terletak pada status fakultas yang masih baru, melainkan kemampuan pimpinan menghadirkan inovasi untuk mempercepat kemajuan organisasi.

Mengutip pemikiran pakar manajemen Peter Drucker, Prof. Ilfi mengingatkan bahwa organisasi pendidikan tidak boleh menghadapi perubahan dengan pola pikir lama.

“Jangan membawa cara lama untuk menghadapi tantangan baru. Dunia pendidikan berubah sangat cepat. Kita harus mampu memprediksi kebutuhan masa depan, bukan sekadar menunggu perubahan datang,” ujarnya.

Rektor juga menekankan bahwa seluruh kebijakan akademik harus berorientasi pada mahasiswa. Keberhasilan fakultas, katanya, diukur dari kualitas lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Ia meminta setiap program studi segera menyusun profil lulusan yang memiliki kompetensi utama sekaligus kompetensi pendukung agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta memiliki kemampuan berpikir kritis, bekerja dalam tim, berkomunikasi, dan memecahkan persoalan.

Prof. Ilfi menegaskan usia fakultas bukan faktor penentu keberhasilan. Ia mencontohkan Universitas Stanford yang mampu menjadi perguruan tinggi kelas dunia meski usianya lebih muda dibanding banyak universitas ternama.

 

“Jangan pernah merasa kecil hanya karena fakultas ini baru berdiri. Yang menentukan bukan umur organisasi, tetapi inovasi, kecepatan bergerak, dan kualitas sumber daya manusianya,” katanya.

 

Sebagai langkah konkret, Rektor memberi tenggat waktu satu minggu kepada pimpinan baru untuk menyusun profil lulusan beserta kompetensi khas setiap program studi.

 

Pihak universitas juga memastikan dukungan penuh terhadap kebutuhan sumber daya manusia, anggaran, maupun sarana prasarana.

 

Menutup arahannya, Prof. Ilfi mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kolaborasi lintas fakultas dan memperluas jejaring dengan berbagai mitra nasional maupun internasional guna mempercepat terwujudnya visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai perguruan tinggi bereputasi global.

 

“Saya yakin saudara-saudara mampu membawa Fakultas Teknik dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam mengejar bahkan melampaui fakultas lain. Jangan kecewakan kepercayaan yang telah diberikan. Mari bekerja cepat, bekerja cerdas, dan bekerja bersama untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan bereputasi internasional,” pungkasnya.( Eno).