Satgas PKH Setor Rp11,42 Triliun ke Negara, Ribuan Hektare Kawasan Hutan Berhasil Diamankan

IMG-20260411-WA0060

Jakarta | Serulingmedia.com — Pemerintah kembali mencatat capaian besar dalam upaya penertiban kawasan hutan dan penyelamatan keuangan negara. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menyaksikan langsung penyerahan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara senilai Rp11.420.104.815.858 pada Jumat (10/04/2026).

 

Capaian tersebut merupakan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) tahap VI yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian ATR/BPN.

“Mewakili Bapak Menteri Nusron, saya menghadiri penyerahan denda administratif oleh Satgas PKH dengan nilai sekitar Rp11,42 triliun. Ini menjadi bagian dari harapan Presiden dan masyarakat agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” ujar Ossy usai kegiatan di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta.

Dalam tahap ini, Satgas PKH tidak hanya berhasil mengamankan keuangan negara, tetapi juga mengembalikan penguasaan kawasan hutan negara dalam skala besar. Salah satunya adalah kawasan taman nasional seluas kurang lebih 254.780,20 hektare.

Penyerahan kawasan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung sekaligus Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH, ST Burhanuddin, kepada Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.

Selain itu, turut diserahkan pula kawasan perkebunan tahap VI dengan luas sekitar 30.543,40 hektare.

 

Proses penyerahan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, kemudian diteruskan kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, hingga akhirnya diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) sebagai pengelola.
Seluruh rangkaian prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas PKH atas kinerja yang dinilai berhasil menyelamatkan aset negara dan mengembalikan fungsi kawasan hutan.

Wamen Ossy berharap, capaian ini dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat kinerja Satgas PKH ke depan.

“Bapak Presiden menyampaikan apresiasi dan mendorong agar kerja-kerja Satgas PKH terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.( Sar).