Jeneponto Bidik Investasi Industri Pakan Ternak, Lahan 3 Hektare di Mallasoro Masuk Tahap Verifikasi SSIC 2026

1745285_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mulai mematangkan langkah menghadirkan investasi strategis di sektor peternakan.

 

Rencana pembangunan industri pakan ternak di Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, resmi memasuki tahap pembahasan bersama Tim Verifikasi Lapangan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026, Senin (20/7/2026).

 

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Jeneponto itu dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., mewakili Bupati Jeneponto.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala DPMPTSP Jeneponto Dr. Hj. Meriyani, S.P., M.Si., perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Yoga Munajat beserta tim, para kepala OPD, dan sejumlah pemangku kepentingan.

 

Mengusung tema “Pakan Berkualitas, Produksi Meningkat, Ekonomi Masyarakat Kuat”, rapat ini menjadi momentum penting bagi Jeneponto untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menarik investasi yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi lokal.

 

Dalam sambutannya, Aspa Muji menyampaikan apresiasi atas kedatangan Tim Verifikasi SSIC 2026.

 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dengan mengoptimalkan potensi unggulan daerah, khususnya sektor peternakan.

“Industri pakan ternak menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Rencana investasi tersebut akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 3 hektare yang merupakan milik masyarakat di Desa Mallasoro.

 

Dalam rapat, berbagai aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari kesiapan lahan, dukungan infrastruktur, akses menuju lokasi, ketersediaan bahan baku, hingga kesiapan teknis lainnya sebagai syarat utama realisasi investasi.

Pemerintah daerah menilai keberadaan industri pakan ternak akan memberikan efek berganda.

 

Selain menjamin ketersediaan pakan berkualitas bagi peternak, proyek ini juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, dan memperkuat rantai ekonomi masyarakat Jeneponto.

Di sisi lain, Tim Verifikasi Lapangan SSIC 2026 juga melakukan penilaian terhadap potensi investasi Kabupaten Jeneponto secara menyeluruh.

 

Verifikasi ini menjadi bagian dari proses peningkatan daya saing investasi daerah agar mampu menarik minat investor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara tim verifikator, pemerintah daerah, dan seluruh peserta rapat.

 

Berbagai masukan strategis mengemuka untuk memastikan rencana pembangunan industri pakan ternak di Desa Mallasoro tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Jeneponto. ( Yah/Eno).