Integritas Profesi Disorot, Wamen ATR/BPN Tekankan Etika Penilai dalam Halalbihalal MAPPI

1263799_11zon

Jakarta | Serulingmedia.com — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam profesi penilai saat menghadiri halalbihalal Idulfitri 1447 H yang digelar Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) di Jakarta, Rabu (08/04/2026).

 

Dalam sambutannya, Ossy mengingatkan bahwa momentum Idulfitri bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi etika dan moral dalam menjalankan tugas profesional.

“Idulfitri mengingatkan ada fondasi yang harus kita bangun, yaitu kejujuran hati dan kebersihan niat. Terlebih bagi profesi penilai, setiap nilai yang ditetapkan dan angka yang ditulis membawa konsekuensi bagi banyak pihak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa profesi penilai merupakan bidang yang sangat intelektual, namun berbagai keputusan di dalamnya tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral.

“Penting bagi kita menghadirkan hati dalam setiap keputusan yang kita buat,” tambahnya.

Acara bertema “Menapaki Jejak Baru, Mengukir Berkah dalam Harmoni” itu dihadiri ratusan peserta, termasuk anggota MAPPI. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Budi Prasodjo, menyampaikan bahwa profesi penilai kini berperan di berbagai sektor, mulai dari asuransi, perbankan, hingga kebijakan publik.

Budi menegaskan kontribusi nyata profesi penilai bagi negara, terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur.

“Yang utama adalah bagaimana profesi penilai berpengaruh pada kebijakan sektor pemerintah. Pembebasan tanah untuk kepentingan infrastruktur adalah wujud kontribusi profesi penilai bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Wamen ATR/Waka BPN hadir didampingi Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin, serta Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana, beserta jajaran.( Sar).