Wamen ATR/BPN Apresiasi Kinerja BPN Bali, Tekankan Peningkatan Kualitas Data Pertanahan
admin Maret 10, 2026
Bali | Serulingmedia.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengapresiasi kinerja jajaran Badan Pertanahan Nasional di Provinsi Bali yang dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam pelayanan pertanahan. Apresiasi tersebut disampaikan saat sharing session bersama seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali pada Senin (09/03/2026).
Meski memberikan apresiasi, Wamen Ossy menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan, khususnya pada aspek pengelolaan dan kelengkapan data pertanahan.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran. Bali ini sangat kritis dalam pengelolaan data pertanahan sehingga prestasi-prestasi yang sudah dicapai menjadi sesuatu yang membanggakan dan perlu terus dilanjutkan. Ke depannya adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas dari data pertanahan yang ada di Bali,” ujar Ossy dalam sambutannya di Aula Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali.
Di Provinsi Bali, lebih dari 80 persen bidang tanah telah bersertipikat. Capaian tersebut juga didukung dengan kelengkapan data pertanahan yang di beberapa wilayah bahkan sudah mendekati 100 persen.
Atas capaian tersebut, Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali menjadi salah satu provinsi penerima Predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) Tahun 2026 dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Predikat serupa juga diraih oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bangli dan Kabupaten Klungkung.
Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Denpasar berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Predikat WBBM merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada unit kerja instansi pemerintah yang dinilai berhasil menerapkan reformasi birokrasi secara optimal, mencegah praktik korupsi, serta menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Adapun WTAB merupakan penghargaan internal dari Kementerian ATR/BPN bagi satuan kerja yang dinilai mampu menerapkan tata kelola administrasi yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas korupsi. Penghargaan ini juga menjadi langkah awal untuk mendorong unit kerja meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) hingga WBBM.
Dengan kualitas data pertanahan yang semakin baik, Wamen Ossy berharap pelayanan pertanahan di Provinsi Bali dapat semakin cepat, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Yang pasti harus kita ketahui bersama bahwa sudah tidak zamannya lagi sekarang mengurus berkas terlalu lama. Kita harus cari cara perbaikan supaya pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan secara cepat,” tegasnya di hadapan seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Bali yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, Eko Priyanggodo, mengatakan bahwa penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh unit kerja di lingkungan BPN Bali untuk terus meningkatkan kinerja dan integritas.
“Kita ini pada dasarnya adalah pelayan masyarakat. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana menghadirkan pelayanan yang baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Usai kegiatan sharing session, Wamen Ossy melanjutkan agenda dengan melakukan room tour di lingkungan kantor. Ia juga menyapa para pegawai di setiap ruangan, berinteraksi langsung, sekaligus meninjau aktivitas kerja serta pelayanan yang sedang berlangsung di Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali.( Sar)






