Kepala Biro AAKK UIN Malang Hadiri Wisuda Poltekad, Perkuat Sinergi Kampus dan Pertahanan Nasional

1768453_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Ita Hidayatus Sholihah, S.Ag., M.M., menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Tahun Akademik 2026 di Lapangan Viyata Bhakti Poltekad, Kota Batu, Sabtu (25/7/2026).

 

Kehadiran UIN Malang menjadi bagian dari penguatan sinergi antarlembaga pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menjawab tantangan pembangunan nasional dan pertahanan negara.

 

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H. Sebanyak 113 mahasiswa resmi diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan vokasi di lima program studi, yakni Elektronika Sistem Persenjataan (Elkasista), Telekomunikasi Militer (Telkommil), Otomotif Kendaraan Tempur (Otoranpur), Teknik Persenjataan (Terasenmil), dan Rekayasa Keamanan Siber (Rekamsiber).

Acara dihadiri jajaran pimpinan Kodiklat TNI AD, Waaspers Kasad, para direktur, komandan satuan jajaran Kodiklat TNI AD, Danrem, Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, rektor perguruan tinggi se-Malang Raya, pejabat Pemerintah Kota Batu dan Kabupaten Malang, serta keluarga wisudawan.

 

Dalam laporannya, Poltekad menyampaikan bahwa institusi tersebut kini menyelenggarakan satu Program Magister dan enam Program Diploma IV sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan pertahanan modern.

 

Komandan Poltekad, Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M., dalam orasi ilmiahnya menegaskan bahwa hasil riset perguruan tinggi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sistem pertahanan negara.

 

“Riset tidak hanya berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi harus menjadi solusi yang mendukung penguatan pertahanan modern. Karena itu, proses seleksi peserta didik dilakukan secara ketat untuk melahirkan perwira yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan dinamika global,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan mengingatkan bahwa kelulusan merupakan awal pengabdian yang lebih besar kepada bangsa.

 

Menurutnya, lulusan Poltekad harus terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian agar mampu mendukung modernisasi sistem pertahanan Indonesia.

 

“Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan akademik para lulusan sekaligus menjadi awal pengabdian yang lebih luas bagi TNI Angkatan Darat dan bangsa Indonesia melalui pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter kepemimpinan,” katanya.

 

Dalam sambutannya, Mohamad Hasan juga menyampaikan refleksi mengenai peran generasi muda di era digital.

 

“Citizen membangun bangsa melalui tindakan nyata, sedangkan netizen membentuk persepsi melalui ruang digital. Tantangan zaman adalah menjadi citizen yang bertanggung jawab sekaligus netizen yang bijak.”

Pada kesempatan tersebut, penghargaan Wikan Cakti Pratama sebagai lulusan terbaik diberikan kepada Serka Achmad Saiful Rohman, S.Tr.T. atas prestasi akademik dan nonakademik selama menempuh pendidikan di Poltekad.

Kehadiran Kepala Biro AAKK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam sidang senat terbuka ini dinilai menjadi bentuk komitmen kampus dalam memperluas jejaring kerja sama dengan institusi strategis, termasuk di bidang pendidikan dan pertahanan.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter kepemimpinan, serta memiliki integritas dan semangat pengabdian kepada bangsa.

 

Usai prosesi wisuda, para tamu meninjau pameran tugas akhir karya wisudawan. Beragam inovasi teknologi dipamerkan, mulai dari sistem absensi digital, alat pengusir burung di area persawahan, sistem pemberian pakan ayam otomatis, mesin penyortir jeruk, mesin perontok dan pengering padi, hingga berbagai teknologi terapan lainnya yang menunjukkan kemampuan lulusan dalam menghadirkan solusi inovatif bagi kebutuhan masyarakat dan sektor pertahanan. ( Eno).