Khamim Tohari: Uji Kompetensi Harus Hasilkan ASN Profesional dan Dukung Program Batu SAE
Batu | Serulingmedia.com – Anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PDIP, H. Khamim Tohari S.Sos menegaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi (Ujikom) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang digelar Pemerintah Kota Batu pada Senin (3/11/2025) harus menjadi langkah nyata untuk menghasilkan pegawai profesional, bukan sekadar kegiatan simbolik atau seremonial.
“Ujikom harus menjadi wujud dari seleksi pegawai yang memiliki kompetensi sesuai jabatannya, bukan acara yang sudah ditentukan hasilnya,” ujar Khamim Tohari, Selasa (4/11/2025).
Khamim menyampaikan bahwa sejak menjadi anggota dewan, ia mengetahui komitmen Wali Kota Batu, Nurochman, dalam menciptakan birokrasi yang berkompeten dan mampu menjabarkan program pemerintah secara efektif.
Karena itu, ia sangat mendukung pelaksanaan Ujikom, dengan catatan harus dijalankan secara objektif dan bebas dari intervensi.
“Percuma menggelar Ujikom kalau ternyata yang jadi orang-orang pesanan,” tegasnya.
Menurut Khamim, Ujikom merupakan solusi strategis dalam melakukan penyegaran jabatan di lingkungan Pemkot Batu. Ia menilai rotasi jabatan penting dilakukan untuk mengembangkan pegawai secara komprehensif, meningkatkan keterlibatan dan inovasi, serta membangun pola pikir strategis ASN agar lebih siap menghadapi tantangan baru.
“Rotasi jabatan sangat perlu karena dapat meningkatkan kemampuan pegawai dan mendorong inovasi di lingkungan kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Ujikom juga memiliki manfaat besar bagi peningkatan kinerja individu maupun organisasi.
Hasilnya dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait promosi, pengembangan karir, dan pelatihan pegawai agar penempatan jabatan benar-benar berdasarkan kompetensi.
Selain itu, Khamim berharap Ujikom mampu melahirkan ASN yang mendukung program Batu SAE.
ASN yang kompeten, kata dia, akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan, berpikir inovatif, serta berorientasi pada pelayanan publik.
“Ujikom yang objektif akan melahirkan ASN yang mampu mendukung visi pembangunan Batu SAE secara konkret,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat turut mengawasi proses Ujikom untuk mencegah terjadinya praktik titipan atau kecurangan.
“Transparansi dan integritas adalah kunci agar pelaksanaan Ujikom ini benar-benar membawa perubahan positif bagi birokrasi di Kota Batu,” tandas Khamim.( Eno).






