Didik Machmud Dukung Wali Kota Batu Gelar Uji Kompetensi ASN, Dorong Pembentukan Team Work yang Solid
Batu | Serulingmedia.com – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Batu, Drs. Didik Machmud H., MM, menyatakan dukungannya terhadap langkah Wali Kota Batu yang akan melaksanakan Uji Kompetensi (Ujikom) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Didik menilai, pelaksanaan Ujikom merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan sejalan dengan visi-misi kepala daerah. Ia menegaskan bahwa penyegaran pejabat, terutama bagi kepala dinas yang terlalu lama menjabat di posisi yang sama, sangat dibutuhkan agar roda pemerintahan tetap dinamis dan inovatif.
“Kadis yang terlalu lama di tempat tertentu juga tidak bagus. Pemerintahan perlu penyegaran agar semangat dan inovasi tetap hidup,” ujar Didik Machmud kepada Serulingmedia.com, Senin (3/11/2025).
Menurut Didik, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) memiliki peran yang sangat strategis dalam struktur pemerintahan. Sekda, katanya, harus mampu menjadi manajer dan kapten kesebelasan yang dapat mengatur ritme kerja para kepala dinas, mengoordinasikan program, serta menerjemahkan visi dan misi wali kota ke dalam kebijakan yang nyata.
“Sekda itu jabatan tertinggi di Pemkot. Ia harus bisa menjadi penggerak utama yang mampu mengatur tugas-tugas kepala dinas dan memastikan semua bergerak searah dengan kebijakan wali kota,” tegasnya.
Didik menambahkan, Ujikom juga menjadi sarana penting untuk membentuk team work yang solid dan kompak di tubuh Pemkot Batu. Pemerintahan baru, katanya, membutuhkan suasana kerja yang segar dan semangat kebersamaan agar seluruh ASN dapat bekerja dalam satu arah untuk mendukung visi-misi wali kota.
“Pemerintahan baru perlu satu team work yang bergerak seirama untuk segera mengeksekusi visi dan misi wali kota. Maka Ujikom ini harus kita dukung bersama,” jelasnya.
Meski demikian, Didik mengingatkan agar pelaksanaan Ujikom tidak hanya menjadi formalitas. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan tanggung jawab dalam menindaklanjuti hasil Ujikom agar benar-benar mencerminkan kemampuan dan kinerja para ASN.
“Kalau hasil Ujikom tidak diterapkan dengan sungguh-sungguh, nanti bisa menimbulkan masalah baru. Penempatan jabatan yang tidak sesuai dengan kemampuan justru akan menjadi kendala dalam pemerintahan,” ujarnya.
Selain itu, Didik juga meminta agar pemerintah memperhatikan senioritas dan kepangkatan dalam pengisian jabatan strategis seperti di bidang keuangan, aset, Bapenda, Bapelitbangda, dan Inspektorat. Menurutnya, jabatan-jabatan kunci tersebut memerlukan pengalaman dan integritas tinggi.
Ia berharap, melalui Ujikom, Wali Kota Batu dapat menilai secara objektif integritas, prestasi, dan etos kerja setiap ASN. Dengan demikian, aparatur yang kompeten dan berkarakter dapat ditempatkan sesuai bidangnya untuk memperkuat birokrasi pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.
“Ujikom ini akan jadi bahan evaluasi sekaligus peta kompetensi aparatur. Pemerintah bisa menempatkan orang sesuai kemampuan dan karakternya. Semua itu demi memperkuat birokrasi yang sehat,” kata Didik.
Di akhir pernyataannya, Didik menyerukan agar seluruh ASN di lingkungan Pemkot Batu memiliki komitmen yang sama untuk mendukung visi-misi Wali Kota Batu dan bekerja dengan semangat kebersamaan.
“Pemerintahan ini harus berjalan atas dasar kebersamaan, bukan kepentingan pribadi. Kita semua harus satu langkah untuk mewujudkan masyarakat Batu yang sejahtera dan berdaya,” pungkasnya.( Eno).






