Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Dorong Pelayanan Pertanahan Cepat, Bersih, dan Terencana di Mempawah

873968_11zon

Mempawah | Serulingmedia.com — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (10/01/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penguatan komitmen jajaran pertanahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, bersih, dan akuntabel.

Di hadapan para pegawai, Wamen Ossy menegaskan bahwa tuntutan masyarakat terhadap layanan pertanahan semakin tinggi. Kecepatan layanan harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan.

“Ada tuntutan masyarakat, mereka ingin pelayanannya cepat dan bersih, namun tetap harus prudent dan compliance. Pak Menteri ATR juga terus menekankan bahwa pelayanan publik adalah isu fundamental,” ujar Ossy Dermawan.

Selain menyoroti kualitas layanan, Wamen Ossy juga memberikan apresiasi terhadap progres penyelesaian berkas pertanahan di Kalimantan Barat.

Isu penumpukan berkas yang menjadi perhatian serius Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sejak kuartal IV tahun 2025, kini menunjukkan perkembangan positif.

“Luar biasa untuk jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat. Alhamdulillah, dengan semangat kerja bersama selama dua bulan terakhir di 2025, banyak berkas berhasil diselesaikan,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Mujahidin Maruf, bersama para Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil BPN Kalbar.

Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh optimisme memasuki tahun kerja 2026.

Menghadapi tantangan ke depan, Wamen Ossy mendorong agar penyelesaian berkas pertanahan dilakukan secara lebih terencana dan sistematis.

Ia mengusulkan penyusunan roadmap penyelesaian berkas dari kuartal pertama hingga kuartal keempat, lengkap dengan skala prioritas dan batas waktu yang jelas.

“Ke depan, penyelesaian berkas harus berbasis perencanaan. Kita buat roadmap Q1 sampai Q4, sehingga jelas prioritas dan target waktunya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari kunjungan kerja tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan tujuh sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat Kabupaten Mempawah.

Sertipikat itu terdiri dari satu sertipikat wakaf, tiga sertipikat hak pakai, dan tiga sertipikat hak milik, yang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.( Eno).