Prof.Mas’ud Said, M.M., Ph.D.: “Wisuda Bukan Akhir, Kehidupan Nyata Baru Dimulai”

1636134_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. Dr. M. Mas’ud Said, M.M., Ph.D., mengingatkan para calon wisudawan agar tidak memaknai wisuda sebagai garis akhir perjuangan.

 

Menurutnya, justru setelah prosesi akademik usai, para lulusan akan menghadapi tantangan kehidupan yang sesungguhnya.

 

Pesan itu disampaikan Prof. Mas’ud Said saat acara Pelepasan Calon Wisudawan Pascasarjana Unisma yang digelar di Hotel Harris Malang, Sabtu (27/6/2026).

“Hati-hati, hidup bukan seperti saat wisuda. Hidup itu dinamis, sukses penuh tantangan. Dibutuhkan life skill, disiplin yang kuat, kerja keras, komunikasi yang jelas, dan kemampuan membangun jejaring,” tegasnya di hadapan para calon wisudawan

 

Guru besar yang juga menjabat Komisaris Independen Bank Jatim Tbk. tersebut menilai, keberhasilan di era modern tidak cukup hanya mengandalkan prestasi akademik.

 

Dunia kerja dan kehidupan sosial menuntut kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi, serta membangun relasi yang luas.

 

Acara pelepasan calon wisudawan dihadiri Sekretaris Yayasan Unisma Dr. H. Muchtar Data, M.Pd., Pengawas Yayasan Unisma Prof. Dr. Badat Muwakhid, M.P., Rektor Unisma Prof. Junaidi Mistar, Ph.D., beserta jajaran wakil rektor.

Dalam kegiatan tersebut, Pascasarjana Unisma juga melepas sekaligus mengukuhkan 119 calon wisudawan terbaik yang telah menyelesaikan pendidikan magister di salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Timur.

 

Prof. Mas’ud Said menegaskan bahwa lulusan Pascasarjana Unisma diharapkan menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

 

“Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus diwujudkan dalam karya nyata dan pengabdian kepada masyarakat. Gelar akademik adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” pesannya.

 

Sementara itu, salah seorang wisudawan terbaik, Premitha Ayu Pertiwi, mengaku selama menempuh pendidikan di Pascasarjana Unisma mendapatkan pengalaman belajar yang berkesan.

 

“Suasana kuliah di Pascasarjana Unisma sangat kondusif. Ilmu pengetahuan yang kami peroleh dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat, sehingga membentuk wawasan yang utuh, baik secara akademik maupun moral,” ujarnya.

 

Pelepasan calon wisudawan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keberhasilan akademik bukanlah tujuan akhir.

 

Bekal ilmu, karakter, kemampuan berkomunikasi, serta semangat belajar sepanjang hayat menjadi modal utama bagi para lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan kehidupan yang terus berubah. ( Eno).