Pemkot Batu Hadapi SiLPA Tinggi di Tahun 2023, DPRD Desak Komitmen Eksekutif
Batu I serulingmedia.com – Dalam rapat paripurna DPRD Kota Batu yang digelar di ruang rapat pleno pada Rabu siang (19/6/2024), juru bicara DPRD Batu, Nur’ali, mengungkapkan bahwa Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Batu tahun 2023 masih sangat besar. Hasil audit BPK-RI 2023 menunjukkan SiLPA mencapai Rp190,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2022.

Nur’ali menjelaskan besarnya SiLPA disebabkan oleh beberapa kegiatan yang sudah direncanakan dan disepakati bersama DPRD, namun pada akhirnya tidak dapat dilaksanakan.
“Munculnya SiLPA ini banyak dipengaruhi dari kegiatan yang sudah terencana dan diusulkan dalam perencanaan namun pada akhirnya tidak bisa dilaksanakan. Padahal kegiatan tersebut sudah disepakati bersama DPRD seharusnya bisa dijalankan sebagaimana yang sudah ditargetkan,” ungkap Nur’ali.
DPRD Batu meminta komitmen tinggi dari eksekutif untuk anggaran tahun 2024. DPRD juga akan melakukan pengawasan ketat dengan evaluasi di tiap triwulan atau per semester untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan dan teranggarkan, agar tidak menjadi penyumbang SiLPA di masa mendatang.

Pj. Walikota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batu, khususnya Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Kota Batu yang telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan hingga persetujuan bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023.
“Selama proses pembahasan, telah terjadi diskusi yang cukup hangat dan dinamis serta sharing pendapat yang kritis antara Badan Anggaran dan Tim Anggaran dalam menyikapi beberapa isu strategis dan kebijakan yang menyangkut pengelolaan keuangan daerah. Masukan, saran, dan koreksi yang disampaikan oleh juru bicara fraksi-fraksi DPRD sangat konstruktif dan substantif, tidak hanya menyangkut aspek perbaikan manajemen pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga manfaat yang diperoleh masyarakat dari program dan kegiatan yang telah dianggarkan,” jelas Aries di hadapan anggota DPRD Batu.
Masukan dari anggota Dewan melalui juru bicara akan menjadi referensi bagi Pemkot Batu untuk belajar dari keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah sepanjang tahun 2023. Hal ini juga akan menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan untuk penyusunan laporan pertanggungjawaban serta perencanaan pembangunan tahun berikutnya, termasuk dalam penanganan SiLPA yang relatif masih cukup tinggi.
Ketua DPRD Batu, Asmadi, didampingi Wakil Ketua Satu, Nurochman, menutup rapat paripurna dengan persetujuan bersama Wali Kota dan DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 menjadi Perda. (Eno)






