Gebyar Ramadhan 2026, DWP UIN Maliki Perkuat Spirit Qur’ani dan Kepedulian Sosial
Malang| Serulingmedia.com – Gebyar Ramadhan 2026 yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi momentum penting dalam memperkuat spirit Qur’ani dan menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari syiar Ramadan 1447 Hijriah, sekaligus wujud nyata peran DWP dalam menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan.
Ketua DWP UIN Maliki, Layyinah Basri, S.Ag., menyampaikan bahwa Gebyar Ramadhan 2026 merupakan agenda rutin tahunan yang sarat nilai keimanan dan sosial. Kegiatan ini terbagi dalam dua rangkaian utama, yakni Bakti Sosial Ramadan dan peringatan Nuzulul Al-Qur’an.
Bakti Sosial Ramadan telah dilaksanakan pada Rabu, (25/2/ 2026) di Halaqah Lantai 1 Ma’had Sunan Ampel Al-Ali, Kampus 1 UIN Maliki.
Dalam kegiatan tersebut, DWP UIN Maliki menyalurkan sebanyak 135 paket sembako kepada dhuafa yang telah terdata dan memenuhi kriteria penerima bantuan.
Selain itu, terdapat enam donasi khusus untuk anak yatim yang berasal dari donatur pribadi.
Sementara itu, peringatan Nuzulul Al-Qur’an dijadwalkan akan digelar pada Rabu, 4 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan keluarga besar kampus.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Zainal Habib, M.Hum., mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi DWP UIN Maliki tersebut.
Menurutnya, kegiatan sosial keagamaan ini menjadi bukti bahwa kampus hadir tidak hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga sebagai institusi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kebermanfaatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dapat dirasakan secara langsung. Ke depan, kegiatan sosial semacam ini diharapkan tidak hanya berlangsung di bulan Ramadan, tetapi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Melalui Gebyar Ramadhan 2026, DWP UIN Maliki berharap mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial yang berkelanjutan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menguatkan spirit Qur’ani di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat sekitar. (Eno)






