Warga Temas Buktikan Bisa Mandiri! RW-RW Aktif Kelola Sampah, Lingkungan Bersih Jadi Nyata
Batu | Serulingmedia.com – Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan lagi sekadar tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama warga.
Kepala Kelurahan Temas, Adi Santoso, S.T., M.M., menegaskan munculnya RW-RW mandiri dalam pengelolaan sampah menandai peningkatan partisipasi aktif masyarakat.
Salah satu contohnya adalah RW 07 Mandiri Sampah KSM Langgeng Mulyo, di mana warga menggunakan tungku sebagai sarana pengolahan untuk menyelesaikan persoalan sampah sementara di lingkungan.

“Sejak TPA ditutup 2023 lalu, kami mengajak seluruh RW belajar ke Mulyo Agung, Kabupaten Malang, agar menemukan cara pengelolaan sampah yang lebih baik. Alhamdulillah, sekarang ada enam RW mandiri yang aktif mengelola sampah,” kata Adi Santoso usia presentasi lomba pengelolaan Sampah tingkat Kecamatan Batu di aula KPU Batu,Jum’at ( 31/10/2025 ).
Dia menambahkan, pengelolaan sampah mandiri ini tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Cerobong tungku dibuat tinggi dan ada spreyer/ airator agar asap tidak mengganggu tetangga, dan penggunaan insenerator membuat pembakaran lebih efisien.
Keberadaan KSM Mandiri bersifat sosial,untuk menyelesaikan persoalan warganya.
” pengurusnya saat ini belum menerima honor hanya tenaga operasional yang diberi upah, dan kami juga memahami masih ada banyak kekurangan yang akan terus kita perbaiki bersama ” Tandas Adi.
Partisipasi warga menjadi kunci utama keberhasilan, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik hingga pengiriman sampah B3 yang di ambil oleh DLH tiap bulan.
“Ini bukti nyata, jika masyarakat peduli dan bekerja bersama, lingkungan bersih dan sehat bisa tercapai,” tegas Adi.
Dengan adanya RW mandiri, Kelurahan Temas tidak hanya menangani sampah dengan lebih baik dengan beban sampah terbesar ke 2 di kota batu.
Tetapi juga menjadi bukti bahwa kesadaran lingkungan bisa tumbuh dimulai dari langkah-langkah kecil namun konsisten dilingkungan dan rasa memiliki untuk kota wisata, tentunya dengan harapan masyarakat harus sadar untuk memilah sampahnya sejak dari rumah hingga di TPS3R bagian ekosistem yang tak terpisahkan.( Eno)






