UIN Malik Ibrahim Perluas Jejaring Global, Fakultas Humaniora Gandeng Pusat Riset Oman-IIUM Malaysia
Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan langkahnya menuju kampus berkelas dunia.
Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan The Omani Research and Studies Centre, International Islamic University Malaysia (IIUM), fakultas tersebut memperluas jejaring akademik internasional guna memperkuat kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta pertukaran akademik lintas negara.
Kesepakatan kerja sama itu ditandatangani di ruang dekanat Fakultas Humaniora usai pelaksanaan International Academic Sharing for Quality Research Enhancement (IASQRE) 2026 di Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kota Batu, Rabu (10/6/2026).
Dari pihak Fakultas Humaniora, penandatanganan dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Halimi, M.Pd., M.A., bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Galuh Nur Rohmah, M.Pd., M.Ed. Sementara pihak IIUM Malaysia diwakili Direktur The Omani Research and Studies Centre, Prof. Dr. Rahmah binti Ahmad H. Osman.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang penelitian kolaboratif, publikasi internasional, seminar bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan program akademik yang mendukung peningkatan kapasitas institusi.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Humaniora, Dr. Galuh Nur Rohmah, menegaskan bahwa internasionalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan lanskap pendidikan global.
“MoU ini bukan sekadar dokumen kerja sama, tetapi menjadi fondasi untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Kami berharap berbagai program bersama dapat segera direalisasikan, baik dalam bentuk penelitian kolaboratif, pertukaran akademik, maupun publikasi internasional yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dr. Halimi menyebut kemitraan dengan institusi bereputasi internasional menjadi bagian dari strategi Fakultas Humaniora dalam meningkatkan daya saing akademik serta memperluas akses sivitas akademika terhadap pengalaman global.
“Kerja sama seperti ini sangat penting untuk mendukung internasionalisasi fakultas. Kami berharap dosen dan mahasiswa memperoleh lebih banyak kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional sehingga mampu memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, dan publikasi,” katanya.
Kolaborasi tersebut juga menjadi tindak lanjut forum IASQRE 2026 yang menghadirkan Prof. Dr. Rahmah binti Ahmad H. Osman sebagai narasumber utama. Dalam forum itu, para akademisi mendiskusikan berbagai peluang dan tantangan kajian bahasa dan sastra di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang mulai mengubah wajah pendidikan dan penelitian.
Melalui penandatanganan MoU ini, Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global.
Kemitraan dengan The Omani Research and Studies Centre IIUM Malaysia diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya berbagai program internasional yang tidak hanya meningkatkan reputasi akademik fakultas, tetapi juga memperkuat kontribusi keilmuan bidang humaniora di tingkat dunia. ( Eno).






