Munanto, Peserta Favorit dari DPW Kalimantan Timur, Simbol Dedikasi Pengemudi Ambulans untuk Kemanusiaan
Batu | Serulingmedia.com – Dedikasi, disiplin, dan semangat kemanusiaan mengantarkan Munanto, peserta dari DPW Persaudaraan Pengemudi Ambulance Indonesia (PPAI) Kalimantan Timur yang bertugas di Ambulance PWI Kaltim Peduli, meraih penghargaan sebagai Peserta Favorit pada Pelatihan Peningkatan Kompetensi Driver Ambulans Tingkat Nasional di Kota Batu, Minggu (26/7/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Lilik Fariha, S.H., pada penutupan pelatihan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 PPAI di Pondok Anugrah Homestay, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Junrejo.
Munanto dinilai mampu menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, kerja sama, serta sikap profesional selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan bersama peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Usai menerima penghargaan, Munanto mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Ambulance PWI Kaltim Peduli dan DPW PPAI Kalimantan Timur.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh keluarga besar Ambulance PWI Kaltim Peduli dan DPW PPAI Kalimantan Timur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Munanto.
Ia menegaskan, profesi pengemudi ambulans bukan sekadar mengantarkan pasien menuju fasilitas kesehatan, tetapi juga membawa harapan keluarga yang menunggu keselamatan orang-orang tercinta.
“Menjadi pengemudi ambulans bukan sekadar mengantar pasien. Kami membawa harapan keluarga yang menunggu keselamatan orang yang mereka cintai. Karena itu kami harus bekerja dengan hati, disiplin, dan profesional,” katanya.
Munanto juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan nasional yang mempertemukan pengemudi ambulans dari seluruh Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bertukar pengalaman sekaligus mempererat persaudaraan antarsesama relawan kemanusiaan.
“Saya bersyukur bisa bertemu dan belajar dari rekan-rekan pengemudi ambulans dari berbagai daerah. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan semakin memperkuat semangat kemanusiaan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Lilik Fariha, mengatakan penghargaan kepada Munanto merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmennya selama mengikuti pelatihan.
Menurutnya, pengemudi ambulans memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kegawatdaruratan sehingga peningkatan kompetensi harus terus dilakukan.
“Selamat kepada Saudara Munanto yang terpilih sebagai peserta favorit. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama mengikuti pelatihan,” kata Lilik.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pengemudi ambulans di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pengemudi ambulans di Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalisme, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tugas pelayanan,” ujarnya.
Lilik menegaskan, Pemerintah Kota Batu akan terus mendukung berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pelayanan sosial dan kesehatan.
“Pemerintah Kota Batu mengapresiasi peran para pengemudi ambulans yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu demi menyelamatkan nyawa. Mereka adalah bagian penting dari sistem pelayanan kegawatdaruratan yang harus terus kita dukung bersama,” tegasnya.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Driver Ambulans Tingkat Nasional merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-7 PPAI yang mengusung tema “Bersatu dalam Tugas, Bergerak untuk Kemanusiaan.”
Kegiatan tersebut diikuti pengemudi ambulans dari berbagai daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan sekaligus memperkuat solidaritas organisasi di tingkat nasional. (mun/Eno).






