UIN Maliki Malang Tembus Peringkat Dunia QS WUR 2026, Kukuhkan PTKIN dalam Peta Global Studi Keagamaan
Malang | Serulingmedia.com — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mencatatkan prestasi internasional setelah masuk peringkat dunia QS World University Rankings by Subject (QS WUR by Subject) 2026 pada bidang studi Theology, Divinity, and Religious Studies.
Peringkat ini menempatkan UIN Maliki Malang pada posisi ke-130 dunia, sekaligus mengukuhkan PTKIN sebagai bagian dari perguruan tinggi berdaya saing global.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menyerahkan Award Diktis 2026 sertifikat pengakuan internasional pada Jumat, (3 /4/2026), di DoubleTree by Hilton Surabaya.

Sertifikat ini diberikan sebagai bentuk afirmasi bahwa UIN Maliki Malang kini masuk PTKIN kelas dunia peringkat 3 nasional, setelah UIN Jakarta dan UIN Yogyakarta.
Dalam laporan QS WUR by Subject 2026, terdapat tiga PTKIN yang berhasil masuk daftar global bidang studi keagamaan. Dua di antaranya bahkan menembus Top 50 dunia, yakni:
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta — peringkat 29 dunia
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta — peringkat 37 dunia
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang — peringkat 130 dunia
Capaian tersebut menempatkan UIN Maliki Malang sejajar dengan perguruan tinggi global seperti Leiden University (23), Al-Azhar University (36), dan McGill University (47). Pada jajaran teratas dunia, University of Notre Dame, University of Oxford, dan Harvard University tetap menduduki posisi tiga besar.
Kemenag: Prestasi Strategis PTKIN di Tingkat Dunia
Prof. Sahiron menegaskan bahwa keberhasilan UIN Maliki Malang dan dua PTKIN lain merupakan hasil konsistensi internasionalisasi pendidikan tinggi keagamaan Islam.
“Prestasi ini menjadi indikator kuat keberhasilan strategi internasionalisasi PTKIN. Hanya sedikit perguruan tinggi di Indonesia, bahkan Asia, yang mampu menembus Top 50 dunia di bidang studi tertentu,” ujarnya.

Menurutnya, capaian ini semakin menegaskan bahwa studi keagamaan merupakan keunggulan kompetitif PTKIN di level global, sementara banyak bidang akademik lain di Indonesia masih berjuang untuk menembus peringkat 150 dunia.
“Prestasi ini layak dirayakan sekaligus menjadi penyemangat bagi PTKIN untuk terus meningkatkan mutu, riset, dan kolaborasi internasional,” sambungnya.
Rektor UIN Maliki: Prestasi Ini Harus Dipertahankan dan Ditingkatkan
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus meningkatkan performa institusi.
“Ini prestasi yang membanggakan. UIN Malang mampu bersaing di tingkat global. Prestasi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari penguatan riset, pengajaran, dan jaringan internasional yang selama ini menjadi fokus UIN Maliki Malang.
Didukung Riset dan Reputasi: Indikator Penguatan UIN Maliki
Peringkat QS WUR menilai universitas berdasarkan lima pilar utama:
Research & Discovery,
Learning Experience,
Employability,
Global Engagement,
Sustainability.
Faktor reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi ilmiah, dan rasio dosen–mahasiswa menjadi komponen kunci dalam penilaian tersebut.
Sementara itu, sistem pemeringkatan SCImago Institutions Rankings (SIR) yang menilai Riset (50%), Inovasi (30%), dan Dampak Sosial (20%), juga memperkuat posisi UIN Maliki Malang di kancah nasional.
Fakultas Syariah UIN Maliki Masuk Lima Besar Nasional Versi SIR 2026
Selain capaian QS WUR, UIN Maliki Malang menorehkan prestasi lain melalui Fakultas Syariah, yang berhasil masuk lima besar Fakultas Hukum UIN terbaik nasional versi SIR 2026.

Lima besar tersebut mencakup:
UIN Ar-Raniry
UIN Sunan Kalijaga
UIN Syarif Hidayatullah
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
UIN Sunan Gunung Djati
Kontribusi publikasi ilmiah yang kuat menjadi faktor kunci yang mengantarkan Fakultas Syariah pada posisi strategis ini.
PTKIN di Era Global: UIN Maliki Malang
Menjadi Poros Baru Studi Keagamaan
Gabungan capaian internasional dan nasional tersebut menegaskan bahwa UIN Maliki Malang semakin memperkuat posisinya sebagai poros keilmuan keagamaan yang berdaya saing global.
Dengan pengakuan QS WUR 2026 serta penguatan riset melalui SIR, UIN Maliki Malang tampil sebagai institusi yang siap bersaing dengan kampus kelas dunia dan terus memperluas pengakuan internasional sebagai pusat unggulan studi keagamaan. ( Eno).






