Jampidum Leonard Eben Ezer Simanjuntak Bertemu Pegiat Antikorupsi di Makassar

IMG-20260726-WA0057

Makassar | Serulingmedia.com – Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI, Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menggelar pertemuan dengan pegiat antikorupsi Sulawesi Selatan, Djusman AR, di Kedai Tujuh Belas, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026).

 

Pertemuan berlangsung usai Leonard menghadiri Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari.

 

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga mempererat komunikasi antara jajaran penegak hukum dengan elemen masyarakat yang selama ini aktif mengawal isu pemberantasan korupsi.

Leonard diketahui memiliki hubungan baik dengan Djusman AR. Dalam kesempatan itu, keduanya turut berbincang mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai integritas, semangat pengabdian, serta keteladanan yang diwariskan Syekh Yusuf Al-Makassari.

 

Djusman AR menyampaikan apresiasi atas kehadiran Leonard di Makassar, terlebih di tengah kesibukannya setelah menerima amanah baru sebagai Jampidum Kejaksaan Agung RI.

 

“Terima kasih kepada Bapak Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak yang telah menyempatkan hadir di Makassar.Beliau merupakan sosok yang rendah hati, memiliki kepedulian sosial, dan konsisten mendukung pelestarian nilai perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari,” ujar Djusman.

 

Ia juga mengucapkan selamat atas pelantikan Leonard sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

 

Menurut Djusman, amanah baru tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

“Kami mengucapkan selamat atas amanah baru sebagai Jampidum Kejaksaan Agung RI. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, serta sukses dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

 

Pertemuan ini menjadi salah satu agenda silaturahmi Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Makassar setelah menghadiri Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, yang selama ini dikenal sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, integritas, dan pengabdian kepada bangsa.(Yah/Eno).