UIN Malang Matangkan MoU Kesehatan Haji dan Umrah dengan Kemenhaj RI

967838_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memantapkan langkah strategis dalam memperkuat jejaring kelembagaan nasional yang berorientasi pada keberdampakan nyata bagi institusi dan masyarakat.

Salah satu agenda penting yang tengah dimatangkan adalah persiapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI), khususnya dalam penguatan kerja sama bidang kesehatan haji dan umrah.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan kesiapan penuh institusi dalam menyukseskan agenda tersebut.

Ia menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada tataran formalitas, melainkan harus melahirkan implementasi program yang aplikatif dan berdampak langsung, terutama dalam penguatan tridarma perguruan tinggi.

“Kita menjadi tuan rumah, maka seluruh persiapan harus dilakukan secara matang dan profesional. Susunan acara harus jelas karena ini berkaitan langsung dengan kehadiran Bapak Menteri Haji dan Umrah. Yang paling penting, MoU ini harus menghasilkan kerja sama konkret dan bermanfaat,” tegas Prof. Ilfi.

Rencana penandatanganan MoU ini dijadwalkan akan dihadiri sejumlah pejabat penting Kemenhaj RI, di antaranya Menteri Haji dan Umrah RI Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si., Ph.D., Staf Khusus Bidang Diplomasi dan Kerja Sama Kelembagaan H. Abdul Wahid, Tenaga Ahli Menteri H. Gibran Mohammad Fawwas, Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Dr. H. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., serta jajaran direktur dan pejabat teknis terkait.

Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kemenhaj RI dan UIN Maliki Malang sebelum memasuki tahap implementasi kerja sama formal.

Koordinasi internal yang solid dinilai menjadi kunci agar MoU ini benar-benar menghasilkan program konkret, seperti pengembangan riset kesehatan haji dan umrah, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta dukungan akademik berbasis kebutuhan lapangan jamaah.

Penandatanganan MoU direncanakan berlangsung pada Selasa, (3 /2/2026),bertempat di Kampus 3 UIN Maliki Malang, Kota Batu, tepatnya di Gedung Pertemuan FKIK Lantai 3, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan kerja sama yang berkelanjutan serta memberi manfaat luas,” harap Prof. Ilfi.

Melalui agenda ini, UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya untuk mengambil peran strategis dalam mendukung kebijakan nasional di bidang kesehatan haji dan umrah melalui pendekatan akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. (Eno)