Langkah Bersejarah Kampus Ulul Albab! Rektor UIN Maliki Malang Teken MoU Strategis dengan Kementerian Haji dan Umrah RI
Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan sejarah penting di tingkat nasional. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, S.Ag., M.Si., resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia guna memperkuat kolaborasi pendidikan, riset, dan peningkatan kualitas pelayanan jamaah haji dan umrah. Penandatanganan berlangsung di Kampus 3 UIN Maliki Malang, Selasa (3/2/2026).
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Prof. Ilfi Nurdiana bersama Direktur Kementerian Haji dan Umrah RI, serta disaksikan oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si., jajaran pimpinan universitas, para wakil rektor, dan pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi kampus berkonsep Ulul Albab, karena turut dihadiri empat rektor terdahulu UIN Maliki Malang. Di antaranya adalah Prof. Dr. Muji Raharjo dan Prof. Dr. Zainuddin, M.A., yang kehadirannya menegaskan kesinambungan kepemimpinan dan semangat kolektif dalam membangun peradaban keilmuan Islam di UIN Maliki Malang.
Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan dan pelatihan, riset keislaman terapan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pendampingan jamaah haji dan umrah secara komprehensif. Selain penguatan bimbingan ibadah, kolaborasi ini juga menitikberatkan pada layanan kesehatan jamaah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia pendamping haji dan umrah.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Ilfi Nurdiana, menegaskan bahwa MoU tersebut bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan bentuk tanggung jawab akademik kampus dalam menjawab kebutuhan umat dan negara.

“Kerja sama ini bukan hanya penandatanganan dokumen, tetapi merupakan wujud komitmen UIN Maliki Malang untuk hadir memberikan solusi nyata. Melalui penguatan keilmuan dan riset terapan, kami siap mencetak imam, pembimbing, serta pendamping jamaah yang berkompeten, berakhlak, dan profesional,” tegas Prof. Ilfi.
Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu memperluas peran sivitas akademika dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam mendampingi jamaah agar dapat menjalankan ibadah haji dan umrah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si., menyambut positif kolaborasi strategis tersebut. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi Islam memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji dan umrah secara berkelanjutan.

“Penyelenggaraan haji dan umrah membutuhkan dukungan keilmuan yang kuat. Perguruan tinggi Islam seperti UIN Maliki Malang memiliki kapasitas akademik dan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembimbingan jamaah, etika pelayanan, serta profesionalitas petugas,” ujar Menteri Irfan Yusuf.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi Islam ini akan melahirkan standar baru pelayanan haji dan umrah yang lebih humanis, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama, penyerahan cenderamata, serta sesi foto bersama antara Menteri Haji dan Umrah RI, pimpinan universitas, para rektor terdahulu, wakil rektor, dan sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan posisi UIN Maliki Malang sebagai kampus Islam unggulan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga konsisten menghadirkan kontribusi nyata bagi pelayanan umat dan pembangunan peradaban Islam Indonesia. ( Eno )






