RA Al-Jauhar Gandeng UIN Malang, Bekali Orang Tua Pola Asuh Sehat untuk Bentuk Generasi Berakhlak

1602572_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Komitmen memperkuat sinergi antara pendidikan di sekolah dan pengasuhan di lingkungan keluarga terus ditunjukkan RA Al-Jauhar Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang.

 

Dalam kegiatan penerimaan rapor santri TK A dan TK B yang digelar Sabtu (20/6/2026),

 

lembaga pendidikan anak usia dini tersebut menghadirkan seminar parenting dengan menggandeng Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

 

Kegiatan yang berlangsung di Hall Lantai 3 Gedung 1 RA Al-Jauhar itu diikuti oleh wali santri TK A dan TK B.

 

Selain menerima laporan perkembangan belajar anak, para orang tua juga disuguhi Festival Karya dan Kreasi Santri serta mendapatkan penguatan wawasan pengasuhan melalui seminar bertema “Bijak Mengasuh, Menumbuhkan Anak Berakhlak dan Sehat Jiwa.”

 

Seminar menghadirkan Ketua Laboratorium Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rika Fu’aturosida, S.Psi., M.A., sebagai narasumber.

 

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa tantangan pengasuhan masa kini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik atau kepatuhan anak, tetapi juga pada pembentukan kesehatan mental dan karakter yang kuat.

 

“Tujuan parenting sejati bukan hanya menjadikan anak patuh atau berprestasi. Yang lebih penting adalah menumbuhkan anak yang sehat jiwanya, memiliki akhlak yang baik, mampu mengelola emosi, dan memiliki hubungan yang aman dengan orang tuanya,” ujar Rika di hadapan peserta.

 

Menurutnya, banyak orang tua memiliki niat baik dalam mendidik anak, namun belum sepenuhnya memahami kebutuhan emosional serta tahapan perkembangan anak.

 

Kondisi tersebut kerap menimbulkan pola pengasuhan yang kurang tepat meski dilakukan dengan maksud yang baik.

 

“Niat baik tanpa ilmu bisa melukai jiwa anak. Karena itu, orang tua perlu memahami bahwa anak membutuhkan bimbingan, bukan sekadar kemarahan atau tuntutan,” tegasnya.

 

Melalui pendekatan psikologi perkembangan, Rika menjelaskan bahwa perilaku anak sering kali menjadi bentuk komunikasi atas kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.

 

Karena itu, anak membutuhkan rasa aman, kasih sayang, penerimaan, dan pemahaman sebagai fondasi utama bagi tumbuh kembang mental yang sehat.

 

Ia juga mengajak para orang tua menerapkan pola asuh yang hangat, komunikatif, dan konsisten atau authoritative parenting, yang dinilai sebagai salah satu pendekatan paling efektif dalam mendukung perkembangan anak secara optimal.

 

“Rumah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bertumbuh, belajar mengenali emosi, dan merasa diterima. Kesehatan jiwa anak dimulai dari rumah,” katanya.

 

Kehadiran Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama yang telah terjalin dengan RA Al-Jauhar.

 

Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan keluarga dan meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

 

Kepala RA Al-Jauhar menyampaikan apresiasi atas dukungan akademisi Fakultas Psikologi UIN Malang yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para wali santri.

 

Menurutnya, sinergi antara sekolah, keluarga, dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan tersebut, RA Al-Jauhar berharap para orang tua semakin memahami bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak semata-mata diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari tumbuhnya akhlak mulia, kesehatan jiwa yang baik, serta hubungan keluarga yang harmonis.

 

“Anak yang sehat jiwanya lebih mudah tumbuh akhlaknya. Dan anak yang tumbuh dalam cinta akan lebih mudah mengenal Allah dengan cinta,” tutup Rika di akhir seminar yang berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.( Eno).