Pemprov Jatim Perkuat Integritas ASN, Dorong Birokrasi Bebas Korupsi

IMG_20250925_184503

Surabaya | Serulingmedia.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berbenah dengan memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui sosialisasi nilai-nilai integritas kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Adhy Karyono, menegaskan bahwa kinerja birokrasi di Jawa Timur sejauh ini sudah menunjukkan hasil menggembirakan.

Hal ini dibuktikan dengan capaian 94 persen pada pendekatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP), yang meliputi layanan publik dan transformasi digital.

“Sistem MCSP kita sudah sangat baik, mencapai 94 persen. Artinya layanan publik dan digitalisasi kita sudah optimal. Namun, integritas internal kita masih tertinggal dibandingkan eksternal karena kurangnya edukasi,” jelas Adhy Karyono saat kegiatan di Kantor Inspektorat Provinsi Jatim, Kamis (25/9/2025).

Adhy berharap, melalui sosialisasi ini, kesadaran ASN akan semakin meningkat sehingga mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Senada dengan itu, Inspektur Provinsi Jatim, Hendro Gunawan, menekankan pentingnya langkah pencegahan dini untuk menghindari praktik korupsi.

“Pemerintah dan masyarakat harus proaktif dalam mencegah korupsi. Kita diingatkan dan diberi contoh praktik terbaik agar semua pihak bisa berpartisipasi aktif ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansyah, turut mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemprov Jatim. Legislator asal Sidoarjo tersebut menyebut kegiatan ini sudah ketiga kalinya dilakukan sepanjang tahun 2025.

“Kami mendorong Inspektorat untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan korupsi, karena banyak kasus muncul hanya karena ketidaktahuan,” tegasnya.( Gus/Eno).