Komitmen Dinas Pariwisata Kota Batu dalam pengembangan Sendratari Arjuna Wiwaha : Menyulam Kekayaan Budaya dalam Sebuah Panggung
Batu I serulingmedia.com – Sendratari Arjuna Wiwaha yang menjulang di Jalan Sultan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, telah menjadi gemerlap budaya yang mempesona. Diwujudkan atas usaha gigih Dinas Pariwisata dibawah kepemimpinan Drs. Arief As Siddiq, MH. Gedung Sendratari ini melambangkan semangat memelihara dan menghidupkan warisan budaya Kota Batu.
Dengan latar pegunungan yang memukau dan sentuhan magisnya yang memperlihatkan keelokan persawahan hingga pemukiman warga, Sendratari Arjuna Wiwaha tidak hanya menjadi pusat hiburan, tetapi juga menjadi cerminan yang membanggakan akan kekayaan budaya Jawa.
Setiap ukiran di dindingnya, dari bantengan hingga wayang, mengisahkan kisah-kisah masa lalu yang mempesona. Rumput hijau yang menyelimuti panggung dan tempat duduk menambahkan keasrian, membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati pertunjukkan di sini.
Dengan komitmen tinggi mantan Camat Bumiaji dan Camat Batu ini, Sendratari Arjuna Wiwaha tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan seni budaya. Dengan fasilitas yang lengkap, termasuk toilet, ruang VIP, pencahayaan, sound system, dan manajemen pengelolaan yang profesional, sendratari ini menjadi magnet bagi wisatawan dan pelaku seni.
Melalui upaya Dinas Pariwisata Kota Batu, Sendratari Arjuna Wiwaha tidak hanya menjadi tempat pertunjukkan, tetapi juga menjadi ikon destinasi wisata yang baru dan menghidupkan kembali roda perekonomian pelaku seni di Kota Batu.
Arief As Siddiq yang sebelumnya juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, memang memiliki bakat yang luar biasa dalam mengembangkan seni dan budaya di Kota Batu. Karya-karya dan kreasi briliannya telah memberikan warna baru dalam arena sendratari Arjuna Wiwaha Batu. Dengan kepiawaian dan visinya, ia berhasil menghadirkan pengalaman seni yang memukau bagi pengunjung dan mengangkat kekayaan budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Sendratari Arjuna Wiwaha telah mekar menjadi lebih dari sekadar tempat hiburan; ia menjadi pusat kegiatan seni budaya yang menginspirasi. Dengan fasilitas yang lengkap, termasuk toilet, ruang VIP, pencahayaan, sound system, dan manajemen pengelolaan yang profesional, sendratari ini telah menjadi magnet bagi wisatawan dan pelaku seni.
Melalui upaya Dinas Pariwisata Kota Batu, Sendratari Arjuna Wiwaha bukan hanya tempat pertunjukkan, tetapi juga menjadi ikon destinasi wisata yang baru, menghidupkan kembali roda perekonomian pelaku seni di Kota Batu, karena setiap malam Bulan Purnama selalu diadakan pentas rutin Sendratari dengan lakon Arjuna Wisata. Dinas Pariwisata di bawah nahkodanya, membawa angin segar bagi industri seni dan budaya, memberikan kesempatan baru bagi para seniman lokal untuk berkembang dan menginspirasi generasi mendatang, sekaligus menjadi katalisator bagi kemajuan industri seni dan budaya di kota wisata Batu. Dalam era di mana nilai-nilai seni sering kali terpinggirkan oleh kepentingan komersial, dia muncul sebagai pemimpin yang memprioritaskan pengembangan dan pemeliharaan warisan budaya lokal.
Salah satu keberhasilan terbesarnya adalah memberikan kesempatan baru bagi para seniman lokal untuk berkembang. Dengan menyediakan platform yang inklusif dan mendukung.
Kepala Dinas satu ini, mendorong para seniman untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan bebas. Ini tidak hanya membantu menciptakan karya-karya seni yang unik dan orisinal, tetapi juga memperkaya kehidupan budaya masyarakat.
Selain itu, melalui berbagai program dan inisiatif, Dia berhasil menginspirasi generasi mendatang untuk mencintai dan menghargai seni. Dengan memperkenalkan seni dan budaya secara menyeluruh di desa dan komunitas lokal, ia membantu menciptakan fondasi yang kuat untuk peningkatan apresiasi terhadap warisan budaya dan seni tradisional.
Tidak hanya itu, dia juga mendorong terciptanya karya-karya seni yang relevan dengan zaman. Dengan memadukan tradisi dengan inovasi, para seniman lokal didorong untuk menciptakan karya-karya yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai budaya, tetapi juga relevan dan dapat dinikmati oleh generasi masa kini.
Sendratari Arjuna Wiwaha Karya Gemilang
Sendratari Arjuna Wiwaha adalah salah satu karya gemilang yang menjadi kebanggaan bagi Kota Batu. Sendratari ini telah mencapai tingkat keunggulan yang mengesankan, menjadikannya salah satu penanda prestasi luar biasa dalam dunia seni pertunjukan.
Sendratari Arjuna Wiwaha berhasil menggabungkan kekuatan seni tradisional dengan inovasi kontemporer. Arief As Siddiq selaku Kepala Dinas tidak hanya menghormati akar budaya yang kaya dari sendratari ini, tetapi juga mampu menyelaraskannya dengan tuntutan zaman modern. Hasilnya adalah sebuah pertunjukan yang mempesona, yang mampu memikat penonton dari berbagai latar belakang budaya dan generasi.
Selain itu, Sendratari Arjuna Wiwaha juga telah menjadi ikon budaya yang mempromosikan kekayaan warisan lokal. Dalam era globalisasi ini, mempertahankan dan memperkenalkan keindahan seni tradisional menjadi semakin penting. Melalui karya ini, Alumnus STPDN dan IIP Depdagri ini telah berhasil mengangkat martabat budaya lokalnya, memberikan pengakuan yang layak atas keindahan dan kearifan tradisional.
Tidak hanya sebagai sebuah pertunjukan seni, Sendratari Arjuna Wiwaha juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi komunitasnya. Dengan menarik wisatawan dan penggemar seni dari berbagai belahan dunia, sendratari ini telah menjadi magnet pariwisata yang memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi para seniman dan pekerja seni lokal, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Pilihan Nama Arjuna Wiwaha
Keputusan untuk memberi nama sendratari dengan nama “Arjuna Wiwaha” di Kota Batu, atas ide dan pemikirannya, tidak hanya merupakan kebetulan, tetapi juga mengandung makna dan simbolisme yang dalam.
Nama “Arjuna Wiwaha” secara inheren memiliki nilai historis dan budaya yang kuat. Arjuna Wiwaha adalah tokoh sentral dalam wiracarita Mahabharata, salah satu epik klasik terbesar dalam sastra dan kebudayaan India. Dalam Mahabharata, Arjuna Wiwaha adalah seorang ksatria yang kuat, bijaksana, dan penuh dengan pengorbanan. Memilih nama ini untuk sendratari di Kota Batu dapat dipandang sebagai upaya untuk menghormati dan merayakan warisan budaya yang kaya dan berharga.
Cerita Arjuna Wiwaha memiliki pesan moral dan spiritual yang dalam. Kisah Arjuna Wiwaha tidak hanya tentang peperangan dan petualangan, tetapi juga tentang pencarian akan kebenaran, pengorbanan, dan kesetiaan. Di samping Kota Batu berada di lereng Gunung Arjuna, Gunung satu satunya dibelahan dunia yang bernama lakon wayang Pandawa Lima. Dengan memilih nama ini, dia mungkin ingin menyampaikan pesan-pesan universal kepada masyarakatnya melalui seni pertunjukan, serta menginspirasi mereka untuk hidup berdasarkan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Arjuna.
Selain itu, Arjuna Wiwaha juga dikenal sebagai salah satu kisah cinta epik yang paling terkenal. Cerita cinta antara Arjuna dan Sumbadra mencerminkan keindahan dan kompleksitas hubungan manusia. Dengan memilih nama ini, mungkin pejabat asli Baru ini ingin mengekspresikan keindahan dan kekuatan cinta melalui seni pertunjukan, serta menggambarkan keberagaman dan kedalaman emosi yang ada dalam kehidupan manusia.
Pilihan nama Arjuna Wiwaha juga dapat diinterpretasikan sebagai sebuah harapan dan impian untuk mencapai kemenangan dan kejayaan. Dalam kisahnya, Arjuna Wiwaha menghadapi berbagai cobaan dan tantangan, tetapi dengan ketabahan dan tekadnya, ia berhasil mencapai kemenangan akhir. Dengan demikian, memilih nama ini untuk sendratari di Kota Batu mungkin juga mengandung harapan untuk mencapai kesuksesan dan kejayaan dalam seni dan kehidupan. ( Eno )






