Pemkot Batu Ajukan Tahura : Upaya Konservasi, Kesejahteraan Masyarakat dan Wisata Spiritual
Batu | Serulingmedia. com – Kota Batu, yang dikenal dengan keindahan alamnya, kembali menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pemerintah Kota Batu berencana mengajukan permohonan kepada Pemerintah Pusat untuk membangun Taman Hutan Raya (Tahura).
Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto, dalam pertemuan bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Arjuna di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, pada Senin sore, (17 /3/ 2025).
‘ Nah nanti kita usulkan misal wilayah
Taman Hutan Raya di wilayah Cobang Talun, sebagai Salah satu untuk wujudkan visi Misi kami berdua yakni
Spiritual, jadi disana bisa olahraga, yoga, dan lain-lain ” Tegas Heli.
Pembangunan Tahura ini didasari oleh fakta bahwa 40 persen wilayah Kota Batu merupakan kawasan hutan. Jika Provinsi Jawa Timur telah memiliki Taman Hutan Raya sendiri, maka Kota Batu yang memiliki potensi alam luar biasa juga seharusnya memiliki kawasan serupa.
Dengan adanya Tahura, Kota Batu diharapkan dapat menjadi pusat konservasi lingkungan sekaligus destinasi wisata berbasis alam dan spiritual.
Wakil Walikota Heli Suyanto mengusulkan wilayah Coban Talun sebagai lokasi potensial bagi pembangunan Tahura.
Selain menjadi tempat konservasi, kawasan ini dirancang untuk mendukung visi Program spritual botacinal garden yang diusung oleh kepemimpinannya.
Di dalam Tahura, nantinya akan disediakan fasilitas olahraga, yoga, serta kegiatan lain yang mendukung ketenangan jiwa dan raga.
” Ini menjadi langkah inovatif dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat ” Lanjutnya.
Selain itu, rencana pembangunan Tahura ini juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi. Pemkot Batu berencana mendirikan perusahaan tersendiri untuk mengelola Tahura dengan melibatkan masyarakat sekitar.
Dengan demikian, keberadaan Tahura tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Wakil Walikota Heli Suyanto meminta dukungan dan doa dari para petani serta masyarakat Kota Batu agar pengajuan pembangunan Tahura dapat diterima oleh Pemerintah Pusat. Jika rencana ini terealisasi, maka Kota Batu akan semakin dikenal sebagai daerah yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, kesejahteraan sosial, dan pengembangan wisata berbasis spiritual.
” Nanti kami akan didirikan UPT sendiri untuk mengelolah Tahura tersebut, Jadi kalau bergabungnya dengan masyarakat, insya Allah sosial ekonominya bisa meningkat ” Pungkasnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wali kota Batu Nurochman, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Heru Yulianto, Kadis Kuperindag Aris Setiawan, Camat Bumiaji Thomas Maydo dan Kades Tulungrejo Suliono.
Pembangunan Tahura ini merupakan langkah maju bagi Kota Batu dalam menjaga keseimbangan antara ekologi dan ekonomi. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan masyarakat, diharapkan proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan serta kesejahteraan warga Kota Batu.( Eno).






