Ketua Umum KONI Batu: 42 Cabor Harus Berprestasi Dengan Dana Hibah

IMG-20240928-WA0036

 

Batu | Serulingmedia.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, menekankan pentingnya pencapaian prestasi bagi 42 cabang olahraga (cabor) yang menerima bantuan dana hibah.

Hal ini disampaikan saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Anggaran Dana Hibah di Hotel Orchid, Batu, pada Sabtu (28/9/2024).

Menurut Sentot, peningkatan prestasi olahraga menjadi perhatian utama bagi setiap daerah yang ingin mengukir nama di kancah regional maupun nasional.

Di Kota Batu, harapan tersebut kini semakin nyata dengan adanya peningkatan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Kota untuk mendukung kegiatan olahraga.

Sentot Ari Wahyudi, Ketua Umum KONI Kota Batu, menegaskan seluruh cabang olahraga harus berupaya lebih keras untuk meraih prestasi, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.

Pada Porprov Jatim 2023, kontingen Kota Batu berhasil membawa pulang 22 medali emas, 13 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Pencapaian ini tentu membanggakan, namun Sentot menargetkan lebih tinggi lagi pada Porprov Jatim 2025, yaitu menjadi juara umum.

” sebagai tuan rumah harus mampu berprestasi dan kita targetkan sebagai juara umum ” tegas Sentot.

Target ambisius ini menuntut seluruh cabang olahraga untuk meningkatkan pembinaan, strategi, dan kemampuan atlet.

Peningkatan anggaran yang diberikan, Pemkot Batu keoada KONI Batu dari Rp 5 miliar menjadi Rp 7 miliar, mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga di Kota Batu.

Namun, Sentot mengingatkan bahwa dana besar bukanlah jaminan prestasi jika tidak diimbangi dengan pembinaan yang baik dan konsisten.

Setiap cabang olahraga memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan anggaran tersebut secara efektif, agar hasil yang diperoleh bisa maksimal.

Disebutkan, selama ini ada beberapa cabang olahraga, seperti Panjat Tebing, IODI (Ikatan Olahraga Dansa Indonesia), Sepak Bola, dan Sepak Takraw, masih belum menunjukkan prestasi yang signifikan .

” kepada cabor tersebut adanya peningkatan pembinaan sehingga cabang olahraga yang bersangkutan bisa berprestasi. Dengan demikian, mereka mempunyai tanggung jawab atas dana yang diberikan ” paparnya.

Meski demikian, Sentot menegaskan bahwa KONI tetap akan memberikan dukungan kepada cabor yang belum menunjukkan prestasinya tentu dengan alokasi anggaran yang lebih kecil. Prestasi, menurutnya, adalah hasil dari proses panjang dan tidak bisa diraih secara instan.

Oleh karena itu, peningkatan prestasi harus menjadi prioritas utama. Tidak hanya bagi para atlet, tetapi juga bagi pelatih dan pengurus cabang olahraga.

” Mereka perlu meningkatkan kualitas pembinaan, merancang program latihan yang lebih terarah, serta memanfaatkan teknologi dan metode pelatihan modern. Hanya dengan cara ini, prestasi gemilang di tingkat provinsi maupun nasional dapat diraih ” tambahnya.

Sentot menegaskan dengan adanya peningkatan anggaran, tantangan ke depan menjadi semakin jelas: Kota Batu harus mampu menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam setiap cabang olahraga.

Juara umum pada Porprov Jatim 2025 bukan sekadar target, tetapi juga simbol dari dedikasi, kerja keras, dan semangat kolektif semua pihak yang terlibat dalam dunia olahraga di Kota Batu.

Bimbingan tehnis pengelolaan anggaran dana hibah KONI kota Batu dengan nara sumber Arif Hidayatullah

dari dinas Pendidikan Kota Batu dan M.Yanuar Ferdian Kasi Inteljen Kejari Batu. ( Eno ).