Naik Peringkat di Porprov IX, KONI Batu Siap Evaluasi Total Demi Prestasi Lebih Baik
Batu | Serulingmedia.com – Porprov Jatim IX 2025 telah usai, namun semangat, catatan, dan harapan masih membekas di Kota Batu. Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh demi hasil lebih baik di masa mendatang.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh atlet, official, pengurus cabor, Satgas, Pemkot Batu, dan masyarakat yang telah berkontribusi. Kami mohon maaf jika masih ada hal-hal yang kurang berkenan selama penyelenggaraan,” ungkap Sentot saat memberikan keterangan resmi, Senin (7/7/2025).
Pada Porprov kali ini, Kontingen Kota Batu mengirimkan 44 cabang olahraga, dengan 27 di antaranya berhasil menyumbangkan medali. Total perolehan adalah 33 emas, 40 perak, dan 40 perunggu, mengantarkan Batu ke peringkat 7 dari 38 kontingen, naik tiga tingkat dari peringkat 10 pada Porprov sebelumnya.
Gulat, Tinju, dan Biliar Bersinar

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh cabang gulat dan tinju yang kembali tampil sebagai juara umum. Bahkan cabang biliar yang sebelumnya belum pernah menyentuh emas, kini sukses membawa pulang 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
“Ini bukti pembinaan yang berjalan baik. Biliar luar biasa, dulu hanya medali biasa, sekarang bisa bersaing di papan atas,” ujar Sentot.
Paralayang Terpuruk, Evaluasi Non-Teknis Jadi Sorotan
Namun di balik prestasi, Sentot tak menutup mata pada cabor yang menurun, terutama paralayang yang justru terpuruk meski berlaga di kandang sendiri.
“Ini harus jadi bahan renungan. Paralayang tidak pernah jatuh seperti ini. Apakah ada tekanan sebagai tuan rumah atau karena perkembangan cabor ini di daerah lain semakin pesat?” ucapnya. Ia menegaskan perlunya evaluasi total, tidak hanya teknis tetapi juga faktor non-teknis seperti mental dan tekanan psikologis atlet.

Atlet Cilik Bersinar, Cabor Baru Tunjukkan Geliat
Porprov ini juga melahirkan cerita inspiratif dari Alika Naili Putri, atlet cilik berusia 9 tahun asal Sumberejo, yang tampil menonjol dan mencuri perhatian. “Ini bibit luar biasa, harapan besar Kota Batu ke depan,” puji Sentot.
Ia juga menyoroti geliat beberapa cabang olahraga baru seperti peta athlon yang menyumbang 3 perak dan 2 perunggu, serta cricket, woodball, dan triathlon yang mulai menunjukkan potensi meski belum maksimal di perolehan medali.
Sarana Harus Sejalan dengan Prestasi
Menurut Sentot, peningkatan prestasi harus diiringi dengan peningkatan sarana dan prasarana olahraga. “Jangan sampai cabor sudah berbuat maksimal, tapi tidak ada korelasi dengan fasilitas. Ini bukan kritik, tapi ajakan untuk berpikir bersama,” tandasnya.
Ia menyebut contoh cabor selam yang mampu menyumbang 2 emas meski masih dengan keterbatasan fasilitas, menunjukkan bahwa semangat dan pembinaan tetap bisa melahirkan prestasi asal didukung semestinya.
Menuju Porprov X dengan Semangat Baru
Menutup keterangannya, Ketua KONI Batu menegaskan komitmennya untuk terus membina atlet lokal, memperbaiki sistem pembinaan, dan membangun kolaborasi dengan pemerintah serta sektor swasta demi menyongsong Porprov X yang lebih gemilang.
“Kita tidak boleh terlalu puas. Evaluasi harus jalan. Porprov ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan baru,” pungkasnya. ( Eno )






