Kantor BPN Jakarta Barat Tetap Buka Akhir Pekan, Warga Manfaatkan Layanan PELATARAN di Bulan Ramadan

1057905_11zon

Jakarta | Serulingmedia.com – Memasuki bulan suci Ramadan, kebutuhan masyarakat dalam mengurus sertipikat tanah tetap tinggi. Hal tersebut terlihat di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, yang terus membuka Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) setiap hari Sabtu dan Minggu.

 

Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya para pekerja, yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

 

Salah satunya dirasakan Kastomo (37), warga Jakarta Barat, yang memanfaatkan PELATARAN untuk mengurus peralihan hak waris pada pekan pertama Ramadan.

“Saya bersyukur tetap bisa mengurus proses peralihan hak waris tanpa harus menunggu hari kerja. Layanan akhir pekan ini sangat membantu,” ujar Kastomo saat ditemui di Kantah Jakarta Barat, Sabtu (21/02/2026).

Kastomo mengaku mengetahui informasi layanan akhir pekan tersebut melalui media sosial. Ia kemudian memutuskan datang langsung ke kantor pertanahan untuk mengurus proses balik nama alih waris keluarganya secara mandiri, tanpa menggunakan kuasa.

“Saya sengaja mengurus sendiri agar bisa memahami alur prosesnya secara menyeluruh,” katanya.

Ia menilai, layanan PELATARAN yang dibuka setengah hari, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, cukup efektif dalam mempercepat pengurusan berkas. Meski sempat terkendala cuaca dan proses validasi, seluruh dokumen dinyatakan lengkap pada hari yang sama.
“Alhamdulillah, berkas saya sudah lengkap dan tinggal menunggu tanda terima,” tuturnya.

Selain pelayanan langsung, Kastomo juga merasakan manfaat dari pemantauan proses permohonan melalui aplikasi Sentuh Tanahku, yang memudahkan pemohon mengetahui progres layanan tanpa harus bolak-balik ke kantor pertanahan.

“Untuk peralihan hak waris, progresnya bisa dipantau beberapa hari ke depan lewat aplikasi. Jadi lebih praktis dan efisien,” jelasnya.

Dengan sistem pelayanan yang semakin modern dan terbuka, Kastomo berharap masyarakat, khususnya warga Jakarta Barat, tidak ragu mengurus layanan pertanahan secara mandiri.

 

Ia juga berencana membagikan pengalamannya kepada keluarga dan kerabat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan kemudahan layanan publik pertanahan yang digagas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.(Sar)