FUSI UIN Malang Matangkan Musabaqah Hifdz Al-Qur’an, 126 Peserta Lolos Seleksi

1960074_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mematangkan pelaksanaan Musabaqah Hifdz al-Qur’an yang mempertemukan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai negara.

 

Persiapan kompetisi diperkuat melalui technical meeting yang digelar secara daring dari Kantor FUSI UIN Malang, Selasa (1/9/2026).

 

Sebanyak 135 pendaftar mengikuti proses seleksi awal, dengan 126 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti kompetisi.

 

Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap musabaqah yang diselenggarakan FUSI UIN Malang bersama Risalah al-Salam Foundation, Mesir.

 

Technical meeting menjadi tahapan strategis bagi FUSI untuk memastikan seluruh peserta memahami ketentuan dan mekanisme perlombaan.

 

Panitia menyampaikan sejumlah aspek teknis, mulai dari tata cara pelaksanaan, ketentuan peserta, hingga sistem penilaian yang akan digunakan dalam kompetisi.

 

Dekan FUSI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Erfaniah Zuhriah, S.Ag., M.H., bersama Wakil Dekan FUSI Dr. Jamilah, MA, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

 

Kehadiran pimpinan fakultas menegaskan komitmen FUSI dalam memastikan penyelenggaraan musabaqah berjalan secara profesional dan terukur.

 

Dari unsur Dewan Hakim, Prof. Dr. Nasrullah, Lc., M.Th.I., turut memberikan arahan mengenai aspek penilaian dan pelaksanaan musabaqah.

 

Penjelasan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman peserta sekaligus menjaga objektivitas kompetisi.

 

Technical meeting juga menghadirkan Prof. Tameer Saad Al-Ghazawi, perwakilan Risalah al-Salam Foundation, Mesir, sekaligus Guru Besar Canal Suez University, Mesir.

 

Ia membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang dibangun bersama FUSI UIN Malang.

 

Menurut Prof. Tameer, kerja sama tersebut memiliki arti penting karena tidak hanya menghadirkan kompetisi Al-Qur’an, tetapi juga membuka ruang penguatan hubungan akademik dan ukhuwah Islamiyah antara Indonesia dan Mesir.

 

Bagi FUSI UIN Malang, Musabaqah Hifdz al-Qur’an menjadi salah satu bentuk konkret penguatan peran fakultas dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an.

 

Kegiatan tersebut sekaligus memperluas ruang aktualisasi keilmuan Islam melalui forum yang melibatkan jejaring internasional.

 

Kerja sama dengan Risalah al-Salam Foundation menjadi bagian dari implementasi hubungan kelembagaan yang diarahkan pada penguatan pendidikan, pengembangan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta perluasan jejaring akademik antarnegara.

 

FUSI tidak hanya menempatkan musabaqah sebagai ajang kompetisi hafalan. Kegiatan tersebut diarahkan menjadi ruang pembentukan generasi Qur’ani, penguatan tradisi tahfidz, serta pembangunan ukhuwah Islamiyah di tengah komunitas akademik dan masyarakat internasional.

 

Dengan lolosnya 126 peserta dari 135 pendaftar, FUSI kini memasuki tahap pelaksanaan kompetisi. Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Malang menempatkan momentum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an sekaligus memperluas kiprah akademik Islam ke tingkat internasional. ( Eno).