DWP UIN Maliki Mengajar Anak Pesisir, Tanamkan 7 Kebiasaan Hebat Demi Cetak Generasi Berkarakter
Malang | Serulingmedia.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui program DWP Mengajar:
7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Muharam 1448 Hijriah tersebut digelar di Desa Umbulrejo, Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (25/6/2026).
Program unggulan Bidang Pendidikan DWP UIN Maliki Malang itu dirancang untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika sosial, pendidikan karakter dinilai menjadi fondasi penting agar anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan ketangguhan moral.
Sekretaris DWP UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Nur Fadhilah, mengatakan program DWP Mengajar merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurutnya, pembentukan karakter merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Kami ingin DWP tidak hanya hadir melalui kegiatan sosial, tetapi juga memberi kontribusi nyata di bidang pendidikan. Harapannya, anak-anak memiliki kebiasaan-kebiasaan positif yang akan menjadi bekal dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan dengan konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mendorong anak-anak membangun disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, kepedulian terhadap sesama, serta membiasakan perilaku hidup positif dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh antusias. Anak-anak tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdialog, berbagi pengalaman, mengikuti permainan edukatif, serta memahami bahwa keberhasilan dibangun melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten sejak dini.
Salah satu narasumber, dr. Rahayu Agustin, menyampaikan materi dengan pendekatan komunikatif dan inspiratif.
Ia mengajak peserta memahami bahwa setiap anak memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang unggul apabila dibiasakan menjalankan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak hebat bukan hanya mereka yang memiliki nilai akademik tinggi, tetapi juga mereka yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, rajin belajar, dan peduli kepada sesama.
Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari akan membentuk karakter besar ketika mereka dewasa,” kata dr. Rahayu Agustin.
Ia menambahkan, pendidikan karakter harus dimulai sejak dini dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen tersebut menjadi kunci dalam melahirkan generasi Indonesia yang tangguh, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.
Bagi DWP UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kehidupan.
Karena itu, program DWP Mengajar menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan dalam mendukung lahirnya generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menyongsong Indonesia Emas.
Melalui kegiatan ini, DWP UIN Maliki Malang berharap semangat Muharam tidak hanya diwujudkan dalam aksi kepedulian sosial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan karakter bagi anak-anak, khususnya di wilayah pesisir.
Dengan karakter yang ditanamkan sejak dini, harapan akan lahirnya generasi Indonesia yang lebih kuat, bermartabat, dan mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik semakin nyata.( Eno)






