DPRD Batu Soroti Penurunan Debit Air di Toyomerto, Komisi B Panggil Perumda Among Tirto
Batu | Serulingmedia.com – Penurunan debit air di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, menjadi perhatian serius DPRD Kota Batu.
Komisi B DPRD memanggil manajemen Perumda Among Tirto dalam rapat dengar pendapat yang digelar pada Senin (14/4/2025) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Asmadi, mengungkapkan bahwa debit air di wilayah tersebut mengalami penurunan drastis dari 42 liter per detik menjadi 32 liter per detik.
Menurutnya, kondisi ini tak bisa dianggap remeh, apalagi Kota Batu saat ini memiliki jajaran kepemimpinan yang lengkap, mulai dari wali kota, wakil wali kota, hingga pimpinan dewan.
“Penurunan ini cukup besar. Saatnya ada penataan ulang distribusi air bersih di Kota Batu,” tegas Asmadi.
Dalam hearing tersebut, juga mencuat persoalan ketidakadilan tarif penggunaan air. Banyak pengusaha villa dan homestay yang memiliki kolam renang diketahui menyedot air langsung dari saluran Perumda, namun tetap dikenai tarif yang sama dengan pelanggan rumah tangga biasa.
“Inilah letak ketidakadilannya. Pengusaha villa membayar dengan tarif sama seperti masyarakat golongan satu hingga tiga,” tambah Asmadi.
Menanggapi hal itu, Pj. Direktur Perumda Among Tirto, Ichwan Hadi, berjanji akan melakukan pencarian sumber air baru di wilayah Kabupaten Malang untuk mengantisipasi menurunnya pasokan air di Kota Batu.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk respons cepat, namun DPRD mengingatkan perlunya pengawasan distribusi yang lebih ketat serta evaluasi kebijakan tarif agar penggunaan air lebih adil dan berkelanjutan.
Persoalan air bersih di Kota Batu dinilai bukan sekadar persoalan teknis, namun menyangkut hak dasar masyarakat yang harus dijamin secara adil dan merata. (Eno)






