Dorong Ekosistem Pendidikan Islam Inklusif, Anggota DPR RI Hj. Dini Rahmania Kunjungi UIN Malang
Malang | Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan anggota DPR RI Komisi VIII, Hj. Dini Rahmania, S.IAN., M.M., pada Selasa (28/10/2025).
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas di Ruang Rektor UIN Malang.
Turut hadir mendampingi, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Basri, MA., Ph.D.; Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA; serta pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.
Kunjungan Hj. Dini Rahmania ini merupakan bagian dari safari pendidikan ke-12 yang dilakukan di berbagai wilayah Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut,
ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara pesantren, madrasah, perguruan tinggi, dan lembaga legislatif — untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

“Saya percaya bahwa kekuatan pendidikan Islam tidak hanya terletak pada kurikulum, tetapi juga pada kolaborasi antara pesantren, madrasah, kampus, dan lembaga legislatif. Kita perlu berjalan bersama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang terbuka, berkeadilan, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ungkap Hj. Dini Rahmania.
Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan dan gagasan yang disampaikan anggota Komisi VIII tersebut.
Ia menilai bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif merupakan langkah penting dalam memperkuat mutu pendidikan Islam yang berkarakter dan berkeadaban.
“UIN Malang selalu terbuka untuk kolaborasi yang menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kemajuan pendidikan tidak hanya lahir dari ruang akademik, tetapi juga dari sinergi antara para pemangku kebijakan,” ujar Prof. Ilfi.
Kunjungan kerja ini juga menjadi ajang pertukaran ide tentang bagaimana menghadirkan pendidikan Islam yang tidak hanya unggul dalam aspek keilmuan, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan zaman digital. Hj. Dini menilai UIN Malang telah menunjukkan komitmen nyata dalam membangun pendidikan Islam modern yang tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Melalui pertemuan ini, DPR RI dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan tekad bersama untuk memperkuat pendidikan Islam yang inklusif, inovatif, dan ramah terhadap keberagaman.
Diharapkan sinergi ini menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi, menciptakan ruang belajar yang terbuka, serta mencetak generasi Islam yang cerdas, toleran, dan berdaya saing global.( Eno).






