ATR/BPN Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, 161 ASN Perempuan Dapat Perlindungan dengan Biaya Terjangkau
Jakarta | Serulingmedia.com –Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi melaksanakan program vaksinasi kanker serviks untuk jajaran perempuannya sejak awal 2026.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan memberikan perlindungan dini terhadap penyakit mematikan yang banyak menyerang perempuan di usia produktif.
Program vaksinasi yang diinisiasi KORPRI Kementerian ATR/BPN ini terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama telah dimulai pada 30 Januari 2026, disusul penyuntikan tahap kedua yang digelar Kamis (02/04/2026) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli 2026. Para penerima vaksin cukup membayar biaya Rp870.000, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga vaksin di luar instansi.
“Kebanyakan kita usia produktif semua di ATR/BPN. Kalau di luar itu vaksin lumayan mahal, jadi terbantu sekali dengan program ini,” ujar ASN Inayati Iryana (45), salah satu penerima vaksin.
Ia mengapresiasi alur layanan yang dianggap sangat baik, mulai dari screening awal, penyuntikan, edukasi efek samping, hingga pemeriksaan akhir.
Sebanyak 161 ASN perempuan menjadi peserta program vaksinasi tahun 2026. Salah satunya, Febi Nur Anggriany (46), yang telah mengikuti dua tahapan vaksin. Ia mengaku semakin terdorong untuk mengajak perempuan lain melakukan pencegahan.
“Saya juga akan mengimbau putri-putri saya untuk menerima vaksin ini, sebagai bentuk menjaga kesehatan diri dari kanker serviks,” tuturnya.
dr. Irnawati selaku observator efek samping mengapresiasi langkah Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, vaksin Human Papillomavirus (HPV) merupakan upaya paling efektif mencegah kanker serviks.
“Agenda ini perlu dimanfaatkan dengan baik oleh ASN perempuan, terutama karena biayanya terjangkau. HPV adalah satu-satunya vaksin yang dapat mencegah jenis kanker tertentu saat ini,” ujarnya.
Program vaksinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus menjaga produktivitas ASN perempuan Kementerian ATR/BPN melalui pencegahan dini terhadap kanker serviks.( Sar).






