Muhammad Bayanullah Raih Gelar Doktor, Langkah Nyata Jaksa dalam Memperkuat Supremasi Hukum
Malang | Serulingmedia.com —Muhammad Bayanullah, S.H., M.H., M.Kn., menunjukkan bahwa pengabdian sebagai jaksa tak menghalangi langkah untuk terus mengasah intelektualitas.

Pejabat Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) di Kejaksaan Negeri Kota Malang itu resmi meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Ketahanan Nasional setelah sukses menyelesaikan ujian terbuka disertasinya di Universitas Brawijaya pada Rabu (28/5/2025).
Bertempat di Hall Lantai 3 Gedung A Sekolah Pascasarjana UB, sidang promosi doktor ini menandai puncak perjuangan akademik Bayanullah dalam Program Doktor Ilmu Ketahanan Nasional.
Ia menyampaikan disertasi dengan tema penting dan aktual: “Reformulasi Pengaturan Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer terhadap Pelaku Perkara Koneksitas Ditinjau dari Sistem Ketahanan Nasional.”

Dalam pemaparannya, Bayanullah menyoroti kompleksitas perkara koneksitas yang melibatkan unsur sipil dan militer, serta menawarkan reformasi hukum yang dapat memperkuat efektivitas dan kepastian hukum dalam proses penuntutan.
“Tujuan utama pembentukan Jampidmil adalah memberikan kepastian hukum, efisiensi penyidikan dan penuntutan, serta memperkuat koordinasi antar-institusi demi good governance,” ujarnya di hadapan para penguji.
Sidang terbuka ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Moh. Khusaini, S.E., M.Si., M.A. selaku Promotor dan Ketua Sidang. Turut hadir jajaran penguji lintas disiplin, antara lain Dr. Abdul Madjid, S.H., M.Hum. (Ko-Promotor 1), Prof. Dr. Slamet Wahyudi, ST., MT. (Ko-Promotor 2), Prof. Dr. Setyo Widagdo, S.H., M.Hum. (Penguji 1), serta Dr. Sonder John Wendhy, S.H., M.H. dari luar institusi UB sebagai penguji eksternal.

Dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama berbagai pemangku kepentingan, disertasi Bayanullah diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pembaruan hukum acara pidana, khususnya yang berkaitan dengan supremasi sipil dan penanganan perkara koneksitas.
Keberhasilan Bayanullah ini menjadi inspirasi bahwa tugas negara dan pengembangan ilmu dapat berjalan seiring.
Di tengah kesibukannya sebagai jaksa, ia membuktikan bahwa pendidikan tinggi tetap bisa diraih, bahkan hingga jenjang tertinggi.
Semangat belajar tanpa henti, Bayanullah mengukir prestasi demi penguatan hukum dan ketahanan nasional.( Eno).






