1.026 Mahasantri Baru UIN Malang Dibekali Kesehatan Mental, Fisik, dan Jiwa
Malang | Serulingmedia.com – Sebanyak 1.026 mahasantri baru Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) mengikuti kegiatan Ma’hadiyah yang mengangkat tema kesehatan mental, fisik, dan jiwa, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung ITC Kampus 3 UIN Malang tersebut diikuti mahasantri baru dari Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Humaniora.
Kegiatan Ma’hadiyah tersebut menjadi bagian dari pembekalan awal bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik sekaligus menjalani kehidupan sebagai mahasantri di lingkungan ma’had.
Materi kesehatan mental mahasiswa disampaikan Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Dr. Muh. Anwar Fu’ady, S.Psi., MA.
Ia membahas berbagai tantangan yang berpotensi dihadapi mahasiswa serta pentingnya kemampuan mengenali diri, memahami persoalan, dan menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi masalah.
“Menjadi mahasiswa merupakan fase baru yang membawa berbagai tuntutan dan tantangan. Karena itu, mahasiswa perlu belajar mengenali dirinya, memahami masalah yang dihadapi, dan mengetahui kapan harus mencari bantuan,” ujar Anwar.
Menurutnya, menjaga kesehatan mental bukan berarti mahasiswa harus terbebas dari persoalan. Hal yang lebih penting adalah kemampuan menghadapi persoalan secara sehat dan tepat.
“Mahasiswa tidak harus menghadapi semua persoalan seorang diri. Ketika menghadapi masalah yang mulai mengganggu aktivitas, relasi, maupun proses belajar, penting untuk berkomunikasi dengan orang yang dipercaya dan mencari bantuan yang tepat,” katanya.
Anwar juga menyoroti dinamika kehidupan mahasantri yang memiliki tantangan tersendiri.
Selain dituntut mengikuti proses akademik, mahasiswa juga harus mampu beradaptasi dengan kehidupan dan aturan di lingkungan ma’had.
Sementara itu, Dr. apt. Yen Yen Ari Indrawijaya, M.Farm.Klin. memberikan perspektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan mahasiswa secara menyeluruh.
Menurutnya, kesehatan fisik menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari kesiapan mahasiswa menjalani aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran mahasantri baru bahwa kesehatan mental, fisik, dan jiwa merupakan satu kesatuan yang perlu dijaga secara berkelanjutan.
Dengan melibatkan 1.026 mahasantri baru dari tiga fakultas, UIN Malang berupaya membangun fondasi awal agar mahasiswa mampu menjalani kehidupan perkuliahan dan ma’had secara sehat, adaptif, serta bertanggung jawab.
Pembekalan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kesehatan diri dan menghadapi berbagai tantangan selama menjalani proses pendidikan. ( Eno).






