UMI Makassar Kibarkan Bendera Dunia, Konferensi Internasional Jadi Panggung Menuju Kampus Kelas Global

1523037_11zon

Makassar, Serulingmedia.com – Deretan bendera dari berbagai negara berkibar di Taman Firdaus Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Kamis (4/6/2026).

 

Pengibaran bendera tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian penyambutan konferensi internasional pembangunan berkelanjutan yang akan digelar Program Pascasarjana UMI Makassar.

 

Selain negara-negara ASEAN, bendera yang dikibarkan juga berasal dari Belanda, Jepang, Spanyol, Vietnam, Korea Selatan, India, serta sejumlah negara lain yang akan berpartisipasi dalam forum akademik berskala global tersebut.

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH., mengatakan pengibaran bendera dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada negara-negara peserta sekaligus simbol keterbukaan UMI terhadap kolaborasi internasional.

Menurut Hambali, konferensi internasional tersebut akan mencapai puncaknya pada 8 Juni 2026 di Auditorium Al-Jibra Kampus II UMI Makassar.

 

Kegiatan ini dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan reputasi kampus di tingkat global.

“Ini merupakan kehormatan bagi UMI, khususnya Program Pascasarjana. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab sebagai amanah institusi,” ujar Hambali.

 

Ia menambahkan, konferensi tersebut juga menjadi sarana untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kerja sama yang selama ini telah dibangun UMI dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan dari sejumlah negara sahabat.

 

Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar, Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., M.Hum., menegaskan bahwa penyelenggaraan konferensi internasional merupakan bagian dari langkah strategis kampus dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia.

 

Menurut dia, kehadiran akademisi dan delegasi dari berbagai universitas bereputasi internasional akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Peserta yang hadir berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, termasuk dari Malaysia, Belanda, India, dan sejumlah negara lainnya. Kehadiran mereka menjadi peluang besar bagi UMI untuk memperluas jejaring dan kerja sama internasional,” katanya.

Konferensi internasional pembangunan berkelanjutan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan gagasan dan rekomendasi akademik, tetapi juga memperkuat posisi UMI Makassar sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang aktif membangun kemitraan global di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.( Eno).