Sekjen ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Tata Usaha, Rakernis Setjen 2025 Resmi Ditutup di Yogyakarta

793696_11zon

Yogyakarta | Serulingmedia.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan pentingnya peran tata usaha sebagai pilar strategis dalam mendukung kelancaran kerja teknis dan peningkatan kualitas layanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan saat menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Jenderal Tahun 2025, Selasa (23/12/2025).

Dalam arahannya, Sekjen ATR/BPN menekankan bahwa tata usaha tidak sekadar berperan dalam pengelolaan administrasi, melainkan juga harus memahami substansi teknis pekerjaan agar mampu menopang kinerja organisasi secara menyeluruh.

“Tata usaha bukan hanya mengelola administrasi, tetapi memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran kerja teknis dan layanan publik. Saat mengelola anggaran, SDM, dan aset, tata usaha perlu memahami substansi kegiatan agar setiap keputusan benar-benar mendukung kinerja organisasi,” ujar Dalu Agung Darmawan.

Ia menjelaskan, pengelolaan anggaran menjadi salah satu pintu masuk utama bagi jajaran tata usaha untuk memahami proses teknis di lapangan.

Dengan memahami tahapan kegiatan hingga output yang dihasilkan, tata usaha dapat memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan realisasi anggaran berjalan selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Sekjen ATR/BPN menekankan pentingnya dialog kinerja antara tata usaha dengan pimpinan unit kerja serta pejabat teknis.

Melalui komunikasi yang intensif, berbagai kendala dapat diidentifikasi sejak dini sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.

“Ketika terjadi hambatan layanan, tata usaha harus mampu membaca akar persoalannya, apakah terkait SDM, anggaran, atau sarana pendukung. Dari situ, keputusan yang diambil akan lebih tepat dan berdampak langsung pada perbaikan layanan,” tegasnya.

Pada rangkaian penutupan Rakernis, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), Kartika Sari, membacakan hasil rumusan Rakernis yang memuat sejumlah poin strategis.

Rumusan tersebut menjadi acuan penguatan kinerja Sekretariat Jenderal ke depan, mulai dari peningkatan akuntabilitas pengelolaan anggaran, penguatan kapasitas SDM, hingga optimalisasi peran tata usaha dalam mendukung kelancaran layanan teknis.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada satuan kerja dan individu berprestasi atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori strategis, antara lain pengelolaan aset dan anggaran, pelayanan publik, manajemen risiko, serta komunikasi dan pengelolaan pengaduan. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Rakernis Sekretariat Jenderal ATR/BPN yang berlangsung pada 22–24 Desember 2025 ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dari 34 Kantor Wilayah BPN se-Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Staf Ahli serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN.(Eno).