Rekor! Pendapatan Daerah Kota Batu 2024 Tembus 97,64% di Tengah Laju Pertumbuhan Ekonomi Positif!

IMG-20250319-WA0070

Batu | Serulingmedia.com – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengungkapkan bahwa target pendapatan daerah hingga Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 1,11 triliun telah mencapai realisasi Rp 1,08 triliun atau 97,64 persen.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Batu dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Batu, Punjul Santoso, didampingi Wakil Ketua II, Ludi Tanarto.

Dalam penyampaiannya, Heli Suyanto menegaskan bahwa LKPJ merupakan kewajiban konstitusional yang harus disampaikan oleh kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban tertulis (progress report) kepada DPRD. LKPJ ini berisi informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Realisasi Belanja dan Pembiayaan Daerah

Heli Suyanto, yang membacakan laporan Wali Kota Batu, Nurochman, yang sedang dinas luar, menyebutkan bahwa realisasi belanja daerah pada tahun 2024 mencapai Rp 1,13 triliun atau sekitar 86,91 persen dari pagu anggaran Rp 1,30 triliun. Sementara itu, penerimaan pembiayaan daerah terealisasi 100 persen dari anggaran Rp 190,5 miliar.

Capaian Pembangunan Makro

Dalam pemaparannya, Heli Suyanto juga menyampaikan hasil pembangunan selama tahun 2024 berdasarkan beberapa indikator makro, di antaranya:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) – IPM Kota Batu mengalami peningkatan dari 79,07 pada tahun 2023 menjadi 79,69 pada tahun 2024, mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Batu.

Pertumbuhan Ekonomi – Kota Batu mengalami pemulihan ekonomi yang signifikan. Setelah mengalami kontraksi hingga minus 6,46 persen pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi tahun 2024 tercatat mencapai 5,04 persen.

Angka Kemiskinan – Persentase penduduk miskin di Kota Batu terus mengalami penurunan. Pada tahun 2023, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,31 persen, yang merupakan terendah di Jawa Timur. Pada tahun 2024, angka tersebut kembali menurun menjadi 3,06 persen.

Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) – Pada tahun 2024, indeks Gini Ratio Kota Batu tercatat sebesar 0,327, yang menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk berada dalam kategori rendah.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) – TPT Kota Batu mengalami penurunan signifikan. Pada tahun 2023, TPT tercatat sebesar 4,52 persen, sementara pada tahun 2024 turun menjadi 3,63 persen. Hal ini mencerminkan peningkatan kesempatan kerja dan berkurangnya jumlah pengangguran.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pemerintah Kota Batu optimis dapat terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis yang telah dirancang. (Eno)