Prof. Triyo Supriyatno Kantongi Sertifikasi HR Berstandar Internasional, Perkuat Kompetensi Kepemimpinan UIN Malang

1658454_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Triyo Supriyatno, resmi dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) berstandar internasional yang diselenggarakan Ikatan Praktisi Komunikasi Publik Jakarta, Rabu (1/7/2026).

 

Dengan kelulusan tersebut, Prof. Triyo berhak menyandang gelar profesional Certified Human Resources Management Professional (CHRM) sebagai pengakuan atas kompetensinya di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Usai menerima sertifikat, Prof. Triyo mengatakan bahwa capaian tersebut bukan sekadar penambahan gelar profesional, melainkan bukti pengakuan kompetensi yang dapat mendukung pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang semakin profesional.

Menurutnya, kompetensi di bidang MSDM sangat relevan dengan tugas akademisi dan pimpinan perguruan tinggi, terutama dalam pengembangan dosen dan tenaga kependidikan, manajemen kinerja organisasi, pengembangan talenta, kepemimpinan, pembangunan budaya organisasi, hingga perencanaan kebutuhan SDM.

“Kompetensi ini menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Prof. Triyo menjelaskan, sertifikasi CHRMP juga memberikan nilai tambah bagi pengembangan karier kepemimpinan di perguruan tinggi, termasuk dalam penyusunan kebijakan pengembangan SDM, pengelolaan lembaga pendidikan, hingga konsultasi di bidang manajemen sumber daya manusia.

 

Selain itu, sertifikasi tersebut dinilai mampu mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

 

Pada bidang pendidikan, kompetensi tersebut dapat memperkuat pengajaran mata kuliah manajemen SDM, kepemimpinan, dan organisasi.

 

Di bidang penelitian, membuka peluang pengembangan riset mengenai human capital, talent management, serta organizational development.

 

Sementara pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kompetensi itu dapat diterapkan melalui pelatihan dan pendampingan manajemen SDM bagi sekolah, pesantren, maupun organisasi sosial.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan lembaga penerbit sertifikasi memiliki legalitas yang jelas, menggunakan standar kompetensi yang diakui, serta menerapkan mekanisme asesmen yang kredibel agar sertifikat memiliki nilai profesional yang tinggi.

Menurut Prof. Triyo, sertifikasi CHRM melengkapi pengalaman dan kompetensinya yang selama ini berfokus pada pendidikan Islam, kepemimpinan pendidikan, pengembangan SDM perguruan tinggi, dan manajemen organisasi.

Dengan perpaduan keilmuan pendidikan dan kompetensi profesional di bidang manajemen SDM, Prof. Triyo optimistis dapat berkontribusi dalam pengembangan konsep human capital berbasis nilai-nilai Islam dan pendidikan yang berkeadilan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Sertifikat ini bukan sekadar dokumen penghargaan, tetapi menjadi bukti kompetensi profesional yang memperkuat identitas saya sebagai akademisi, pendidik, sekaligus praktisi manajemen sumber daya manusia,” pungkasnya.(Eno).