Empat Mahasiswa Psikologi UIN Malang Paparkan Hasil PKL, Fokus Pendampingan Kelas Inklusi

TPA_11zon

Malang, Serulingmedia.com – Empat mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang memaparkan hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) di RA Al-Jauhar, Selasa (18/8/2026).

Seminar hasil PKL yang berlangsung di Gedung 2 RA Al-Jauhar mulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri seluruh ustadzah RA Al-Jauhar. Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian PKL sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatan, pelaksanaan program, pengalaman, serta kontribusi selama berada di lingkungan sekolah.

Keempat mahasiswa tersebut yakni Aulia Zahwa Mufida, Isnaini Rahmanatussa’adah Nastiti Ahma, Nuri Fadlilah A’malina, dan Juliana Nur Afifah. Pelaksanaan PKL berada di bawah bimbingan Dr. Muh. Anwar Fu’ady, S.Psi., MA selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Nur Jihan, S.Psi selaku Dosen Pamong.

Dalam seminar, mahasiswa memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan, di antaranya pendampingan kegiatan pembelajaran di kelas inklusi serta psikoedukasi dan sharing session bersama orang tua siswa inklusi.

Pelaksanaan program menggabungkan pendekatan evidence-based reflective practice dengan kondisi nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga terlibat langsung dalam pendampingan peserta didik sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Pada kelas inklusi, pendampingan dilakukan berdasarkan Program Pembelajaran Individual (PPI). Kegiatan meliputi stimulasi pengenalan warna, kemampuan berhitung, motorik kasar, motorik halus, hingga kesiapan sekolah.

Selain pendampingan peserta didik, mahasiswa turut memberikan psikoedukasi dan sharing session bagi orang tua siswa inklusi. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu orang tua memahami karakteristik, kebutuhan, dan potensi anak sekaligus menentukan strategi pendampingan yang sesuai.

Kepala RA Al-Jauhar, Isnaeni Nurul Hidayati, S.Pd. Gr., mengapresiasi kontribusi mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang selama menjalani PKL.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif bagi sekolah, terutama melalui ide dan pendekatan dalam mendampingi serta menangani kebutuhan anak.

“Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi sekolah. Semoga pengalaman selama PKL di Al-Jauhar dapat menjadi bekal dalam perjalanan karier mahasiswa ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, DPL Dr. Muh. Anwar Fu’ady menilai pengalaman mahasiswa selama PKL menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi profesional.

Keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan kelas inklusi, interaksi dengan guru dan orang tua, serta proses observasi memberikan pengalaman langsung dalam memahami kebutuhan peserta didik.

Mahasiswa juga belajar menyusun kegiatan berdasarkan hasil asesmen dan melakukan refleksi terhadap pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan sekolah.

“Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi menjadi bekal mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia profesional,” jelasnya.

Dosen Pamong, Nur Jihan, S.Psi, menambahkan bahwa keberadaan mahasiswa PKL memberikan dukungan tambahan bagi pelaksanaan berbagai kegiatan di RA Al-Jauhar.

Menurutnya, pengalaman mendampingi kelas inklusi membantu mahasiswa memahami keberagaman kemampuan dan kebutuhan peserta didik. Mahasiswa dituntut mampu menyesuaikan pendekatan pendampingan dengan kondisi masing-masing anak.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat kemampuan komunikasi, kerja sama, observasi, pendampingan, serta pemecahan masalah mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.

Seminar hasil PKL tersebut tidak sekadar menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga ruang refleksi mahasiswa dalam menerapkan ilmu psikologi di lingkungan pendidikan.

Bagi RA Al-Jauhar, kehadiran mahasiswa memberikan dukungan dalam proses pendidikan dan pendampingan peserta didik. Sementara bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memahami dinamika pendidikan secara langsung sekaligus mengasah kompetensi profesional.

Melalui kolaborasi Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan RA Al-Jauhar, pelaksanaan PKL diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua pihak. Mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional, sedangkan sekolah memperoleh dukungan dan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa PKL tidak semata-mata menjadi pemenuhan kewajiban akademik, tetapi dapat menjadi ruang penerapan ilmu, pengembangan kompetensi, dan pemberian kontribusi nyata bagi lingkungan pendidikan.