Pemkab Tuban Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lewat Misi Budaya Malang–Tuban
Tuban | Seruling media. com— Pemerintah Kabupaten Tuban memperkuat kolaborasi ekonomi kreatif lintas daerah melalui Misi Budaya Malang–Tuban yang digelar di Taman Abirama, Kabupaten Tuban, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan Misi Budaya tersebut mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Kota Malang dan Kabupaten Tuban dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Jawa Timur.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tuban, Aulia Hany Mustikasari, S.E., M.M., selaku inisiator kegiatan, menegaskan bahwa Misi Budaya menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi nyata antarwilayah dan antarsubsektor ekonomi kreatif.
“Misi Budaya ini kami rancang sebagai wadah kolaborasi, bukan sekadar seremoni. Kami ingin pelaku ekonomi kreatif Malang dan Tuban saling bertukar gagasan, keterampilan, dan peluang usaha berbasis budaya lokal yang kita miliki,” ujar Aulia Hany yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi B.
Menurutnya, kolaborasi lintas daerah menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing produk ekonomi kreatif Jawa Timur di tengah tantangan pasar yang semakin kompetitif.
“Ketika batik, kriya, art toys, dan game edukasi dipadukan dengan kearifan lokal, maka nilai tambah produknya akan semakin kuat dan berkarakter,” tambahnya.

Misi Budaya Malang–Tuban berfokus pada pengembangan subsektor kriya, khususnya batik, art toys, dan game edukasi, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Ekraf Kota Malang dalam kegiatan tersebut menghadirkan Komunitas Lidos, komunitas art toys, serta Koperasi Game Let’s Play yang bergerak di bidang pengembangan game edukasi.
Sementara itu, Ekraf Kabupaten Tuban memperkenalkan motif batik khas Tuban untuk diintegrasikan ke dalam produk kriya toys dan konten game edukasi.
Sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, panitia kegiatan juga menyelenggarakan workshop kreatif berupa praktik painting art toys yang diikuti oleh 17 peserta dari kalangan pelaku dan insan kreatif Kabupaten Tuban.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selanjutnya memberikan apresiasi kepada tujuh karya terbaik hasil kurasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas dan daya saing produk kreatif daerah.
Aulia Hany berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu momentum. “Kami mendorong agar kolaborasi ini berlanjut dalam bentuk program bersama, produksi bersama, hingga akses pasar yang lebih luas. Ekonomi kreatif harus menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus sarana pelestarian budaya,” tegasnya., Senin ( 15/12/2025 ).
Kegiatan Misi Budaya Malang–Tuban mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tuban, DPRD Provinsi Jawa Timur, serta Komite Ekonomi Kreatif Jawa Timur.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah daerah menargetkan penguatan ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian budaya lokal di Jawa Timur.( Eno).






