Krisdayanti dan BPJS Kesehatan Galakkan Sosialisasi JKN-KIS di Kota Batu: Ajak Masyarakat Wujudkan Perlindungan Kesehatan Bersama

20240606_131943

 

Batu| serulingmedia.com, – Anggota Komisi IX DPR RI, Krisdayanti, bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mengadakan sosialisasi program JKN-KIS di Lumbung Strawberry Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (6 /6/ 2024).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memiliki jaminan kesehatan.

Krisdayanti menjelaskan bahwa Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang BPJS Kesehatan bertujuan untuk menjaga kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan nasional.

“Kebijakan ini perlu disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional,” ujar Krisdayanti kepada peserta sosialisasi.

Krisdayanti juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftar program JKN-KIS agar mendapatkan perlindungan kesehatan saat dibutuhkan.

“Jangan sampai saat sakit baru ikut. Jika terlambat, maka akan ada risiko finansial. Namanya sadikin (sakit sedikit miskin),” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Krisdayanti menekankan prinsip gotong royong dalam program ini.

“Jika peserta ikut namun tidak sakit, maka iurannya bisa membantu yang sakit, seperti cuci darah, jantung, dan operasi penyakit lainnya,” tambahnya.

Namun, ada 21 jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, antara lain perataan gigi (behel), cedera akibat kejadian yang tidak bisa dicegah seperti tawuran, perawatan kecantikan, penyakit akibat ketergantungan obat dan alkohol, serta pelayanan kesehatan di luar negeri.

Era Widayati, Kepala BPJS Kesehatan Batu, juga hadir dalam acara ini dan menjelaskan BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah. Dengan iuran bulanan sebesar Rp35.000 untuk kelas III, masyarakat sudah memiliki asuransi kesehatan.

“Peserta BPJS berhak mendapatkan informasi, perlindungan data pribadi, dan memanfaatkan NIK sebagai data induk tunggal,” jelas Era.

Peserta BPJS juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dan bisa menyampaikan keluhan.

“Jika ada yang disuruh membeli obat di luar, silakan dilaporkan ke BPJS Kesehatan,” pungkas Era Widayati.

Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan dan segera mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.( Eno ).