Bupati Paris Yasir Perkuat Garda Terdepan Kesehatan, Ratusan Kader Posyandu dan KPM Digembleng Cegah Stunting

1592995_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com-Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2026 yang secara resmi dibuka Bupati Jeneponto, Paris Yasir, di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto, Kamis (18/6/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa kader Posyandu dan KPM memiliki peran vital dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, khususnya percepatan penurunan angka stunting, peningkatan gizi masyarakat, serta penguatan layanan kesehatan ibu dan anak.

 

“Kader Posyandu dan KPM adalah ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kapasitas dan kompetensi kader harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan kesehatan dan sumber daya manusia di daerah,” tegas Paris Yasir.

 

Menurutnya, peningkatan kapasitas kader menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat berjalan lebih optimal, efektif, dan tepat sasaran.

 

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan yang nantinya diterapkan di wilayah tugas masing-masing.

 

Kegiatan ini diikuti kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Jeneponto.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan terkait penguatan peran kader, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga strategi pendampingan keluarga.

 

Pemkab Jeneponto menilai keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kualitas sumber daya kader yang berada di tengah masyarakat dan berinteraksi langsung dengan warga.

 

Melalui peningkatan kapasitas ini, pemerintah berharap para kader mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku hidup sehat sekaligus memperkuat upaya pembangunan manusia yang berkelanjutan.

 

“Kami ingin kader-kader di Jeneponto semakin profesional, responsif, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Dengan kader yang kuat, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin berkualitas,” tambah Bupati.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Jeneponto yang sehat, cerdas, dan sejahtera, sekaligus mendukung target Jeneponto Bahagia, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan. ( Yah/Eno).