Kolaborasi Tanpa Sekat, HPSN 2026 Ubah Pasar Induk Among Tani Jadi Panggung Aksi Lingkungan

Pasar Among tani.jpeg7_11zon

Batu | Serulingmedia.com — Kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi tampak nyata dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Batu. Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)”, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu menggelar kegiatan Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani melalui aksi pungut sampah dan penanaman pohon, Jumat (13/2/2026 ) pagi.

Ribuan peserta terlibat aktif dalam kegiatan yang dipusatkan di Pasar Induk Among Tani tersebut. Mereka berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Batu, unsur TNI–Polri, hingga ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA/MA/SMK sederajat. Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama jajaran perangkat daerah turut turun langsung, membaur dengan peserta yang menyebar di zona 1 hingga 9 area pasar.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan senam bersama, dilanjutkan apel persiapan yang dipimpin Wakil Wali Kota Batu, kemudian diteruskan dengan aksi pungut sampah serentak di seluruh area pasar. Dalam sambutannya, Heli menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun secara kolektif dan berkelanjutan.

“Pasar adalah wajah kota. Kalau pasarnya bersih, tertib, dan sehat, maka citra Kota Batu juga akan terlihat baik. Melalui HPSN ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak,” ujar Heli.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan para pelajar dalam aksi tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan sejak dini menjadi fondasi penting bagi masa depan daerah. “Anak-anak inilah generasi penerus kita. Ketika sejak sekarang mereka dibiasakan memilah sampah, bekerja sama, dan peduli lingkungan, maka di masa depan Kota Batu akan memiliki warga yang berkarakter dan bertanggung jawab terhadap alam,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachrani, menjelaskan bahwa pelibatan pelajar menjadi fokus utama dalam peringatan HPSN 2026. Khusus siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK, mereka mengikuti aksi pungut sampah dengan pendampingan Pramuka Saka Kalpataru Kota Batu. Para pelajar melaksanakan aksinya di area pasar pagi, pasar sayur, hingga kawasan sekitar parkir pasar.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali peralatan pendukung serta kantong sampah dengan tiga warna berbeda untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu. Sampah yang telah dipilah kemudian ditimbang sebagai bagian dari proses edukasi pengelolaan sampah yang benar.

“Ada reward sederhana bagi tim yang mampu memilah sampah dengan baik dan mengikuti seluruh proses edukasi secara tertib. Tujuannya bukan kompetisi semata, tetapi edukasi, pembiasaan ekologis, membangun kepedulian lingkungan, serta pembentukan karakter kerja sama,” jelas Dian.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Batu sejatinya telah menempatkan tenaga kebersihan khusus untuk menjaga kebersihan Pasar Induk Among Tani. Sebanyak 45 petugas kebersihan telah bekerja sejak November 2023 dan disebar di 22 titik strategis, seperti tangga, lorong kios, dan area umum lainnya. Para petugas bekerja setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB demi memastikan kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Dengan dukungan tenaga kebersihan serta partisipasi aktif masyarakat, pemerintah berharap citra Pasar Induk Among Tani semakin baik sebagai pusat perdagangan sekaligus destinasi belanja Kota Batu. Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau pedagang dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Kolaborasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah, sejalan dengan semangat HPSN 2026 serta komitmen Kota Batu menuju kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. ( En0).