Kibarkan Merah Putih di Negeri Jiran, Hafizh Fairuziz Mahasiswa Farmasi UIN Malang Sabet Tiga Gelar Bergengsi di IYLE Malaysia

762485_11zon

Malang |Serulingmedia.com– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang di kancah internasional.

Mahasiswa Program Studi Farmasi, Hafizh Fairuziz D A, sukses mengharumkan nama kampus dan Indonesia dalam ajang Indonesian Young Leaders Exchange (IYLE) #4 Chapter Malaysia dengan meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus.

Program IYLE #4 yang berlangsung pada 14–17 Desember 2025 ini diikuti oleh pemuda-pemudi terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai forum pengembangan kepemimpinan global melalui rangkaian agenda strategis, seperti forum diskusi kepemimpinan, presentasi proyek, kelas pengembangan diri, hingga pertukaran budaya antarnegara.

Dalam sesi project presentation, Hafizh bersama timnya berhasil meraih penghargaan Best Project Presentation (Third Place).

Penghargaan tersebut diberikan atas gagasan proyek yang dinilai inovatif, relevan dengan tantangan global, serta disampaikan secara sistematis dan komunikatif di hadapan dewan juri.

Tak hanya itu, kekompakan dan soliditas tim juga mendapat pengakuan melalui dua penghargaan tambahan, yakni Best Collaborative Team dan Best SDGs Project Video.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan tim dalam membangun kerja sama, komunikasi efektif, serta komitmen terhadap nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs).

Hafizh mengaku bersyukur atas capaian yang diraih bersama timnya. Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, proses panjang, serta kolaborasi yang solid selama mengikuti rangkaian kegiatan IYLE.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari IYLE #4 Chapter Malaysia dan meraih beberapa penghargaan bersama tim. Ini menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan saya tentang kepemimpinan, kolaborasi, dan pentingnya kontribusi nyata generasi muda terhadap isu global,” ujar Hafizh, Jum’at ( 19/12/2025).

Menurutnya, proses selama mengikuti program tidak selalu mudah karena peserta berasal dari latar belakang yang beragam dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Namun justru dari perbedaan tersebut, ia banyak belajar tentang arti kerja sama dan kepemimpinan yang inklusif.

“Kami belajar menyatukan ide, menyelesaikan perbedaan pendapat, dan membangun solusi bersama. Penghargaan ini bukan semata soal menang, tetapi tentang proses belajar dan bertumbuh sebagai calon pemimpin,” imbuhnya.

Di lingkungan kampus, Hafizh dikenal sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi. Pengalaman tersebut dinilai turut membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta keterampilan bekerja dalam tim yang tercermin selama mengikuti program internasional tersebut.

Hafizh berharap, prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk berani mengambil peluang di tingkat global dan tidak ragu keluar dari zona nyaman.

“Saya berharap teman-teman mahasiswa berani mencoba dan memanfaatkan kesempatan internasional. Kampus sudah memberikan banyak dukungan, tinggal bagaimana kita memaksimalkan potensi diri untuk membawa nama baik UIN Malang di level dunia,” pungkasnya.

Keberhasilan Hafizh ini sekaligus memperkuat citra UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong mahasiswa berprestasi, berdaya saing global, serta siap menjadi bagian dari generasi pemimpin masa depan.(Eno