Kampung Haji Indonesia Siap Dibangun, Prof. Muhajir: Mimpi 40 Tahun Kini Jadi Kenyataan

Halal Bi Halal edit_11zon

Malang I Serulingmedia.comStaf Ahli Presiden Bidang Haji dan Umroh, Prof. Dr. Muhajir Effendy, menegaskan bahwa proyek pembangunan Kampung Haji Indonesia kini memasuki tahap paling nyata setelah memperoleh persetujuan langsung dari Pemerintah Arab Saudi. Penegasan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja ke Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam agenda halal bihalal dan launching website UIN Malang, Selasa (31/3/2026).

Menurut Prof. Muhajir, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada Danantara untuk mengeksekusi proyek strategis nasional tersebut. Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang diperbolehkan memiliki lahan di kawasan Masya’il Haram setelah mendapatkan persetujuan khusus dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

“Terkait Kampung Haji, pemerintah sudah mendapatkan lampu hijau dari Saudi. Ini keistimewaan luar biasa karena secara hukum, negara mana pun sebetulnya tidak boleh memiliki lahan di kawasan itu, tetapi khusus Indonesia dibolehkan,” tegasnya.

Saat ini, pemerintah telah mengakuisisi dua hotel atau tower berkapasitas 1.400–1.600 jamaah. Selain itu, proses pembayaran lahan seluas 84 hektare yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Masjidil Haram juga tengah berlangsung. Di atas lahan tersebut akan dibangun 13 tower pada tahap awal, yang kemudian berkembang menjadi blok-blok hunian lengkap dengan fasilitas kesehatan, pusat perniagaan, serta layanan penunjang lainnya.

Prof. Muhajir juga mengungkapkan rencana pembangunan terowongan khusus yang akan menghubungkan Kampung Haji langsung dengan Masjidil Haram. Akses eksklusif ini dirancang agar pergerakan jamaah Indonesia lebih aman dan tidak mengganggu jalur jamaah negara lain.

Ia menambahkan, proyek ini merupakan mimpi besar yang telah berkembang sejak era Presiden Soeharto dan baru kini dapat direalisasikan. “Pak Prabowo punya komitmen kuat. Jika periode berikutnya berlanjut, percepatan pembangunan akan sangat mungkin dilakukan,” katanya.

Dengan ketersediaan 84 hektare lahan dan masterplan kawasan yang mencakup hunian, layanan kesehatan, logistik, hingga pusat aktivitas jamaah, Kampung Haji Indonesia diproyeksikan menjadi pusat pelayanan haji paling modern dan mandiri di dunia.

“Alhamdulillah, mimpi 40 tahun akhirnya bisa diwujudkan oleh pemerintahan sekarang,” ujar Prof. Muhajir.

Pembangunan Kampung Haji Indonesia menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam dinamika penyelenggaraan haji internasional. ( Eno)