Gandeng Pakar Nasional, UIN Malang Tancap Gas Buka Prodi Profesi Psikologi

1232521_11zon

Malang | Serulingmedia.com — Upaya pendirian Program Studi Profesi Psikolog di Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki tahap krusial.

 

Pada Rabu (1/4/2026), fakultas resmi menggelar review borang pendirian prodi secara daring, menghadirkan pakar nasional sebagai reviewer eksternal untuk memastikan kesiapan akademik dan kelembagaan.

Dekan Fakultas Psikologi, Prof. Dr. Siti Mahmudah, M.Si., menegaskan bahwa seluruh prasyarat pendirian prodi telah disiapkan secara matang.

 

Ia menyebut pembukaan Program Studi Profesi Psikolog merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga psikolog profesional yang terus meningkat di masyarakat.

 

“Kami siap membuka program profesi psikolog sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan layanan pendidikan lanjutan yang berkualitas, sekaligus memfasilitasi alumni yang ingin melanjutkan studi ke jenjang profesi,” ujarnya dalam sambutan.

 

Kegiatan review menghadirkan tokoh nasional di bidang psikologi, Dr. Yunita Faela Nisa, M.Psi., Dekan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pengurus AP2TPI.

 

Kehadirannya menjadi kunci dalam memberikan telaah objektif dan berbasis praktik terbaik mengenai penyusunan borang serta kesiapan penyelenggaraan pendidikan profesi psikolog.

 

Review dilakukan bersama jajaran dekanat, tim penyusun borang, dan Lembaga Penjaminan Mutu UIN Malang.

Seluruh peserta aktif menelaah dokumen, mengidentifikasi keunggulan, sekaligus membedah aspek-aspek yang perlu diperbaiki agar memenuhi standar nasional pendidikan profesi.

 

Meski dilakukan secara daring, proses diskusi berlangsung intens dan mendalam. Format virtual terbukti efektif, memungkinkan fakultas mendapatkan masukan komprehensif dari pakar nasional tanpa hambatan teknis.

 

Di akhir kegiatan, Prof. Siti Mahmudah memohon doa dan dukungan seluruh civitas akademika agar proses pengajuan prodi berjalan lancar.

 

“Semoga pembukaan Program Studi Profesi Psikolog diberi kemudahan dan dapat segera menjadi bagian penting dalam pelayanan pendidikan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya menutup kegiatan.(Eno)