Guru Besar UIN Malang Jadi Reviewer Program Doktor Dirasat Islamiyah UIN Jakarta

Screenshot_2025-10-27-17-00-50-068_com.android.chrome-edit

Jakarta | Serulingmedia.com – Dosen sekaligus Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Sudirman, M.A., didapuk menjadi salah satu narasumber dalam Bedah Proposal Pendirian Program Studi Doktor Dirasat Islamiyah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang digelar pada Kamis ( 23 /10/ 2025).

Pemilihan Prof. Sudirman—kerap disapa Prof. Dirman—bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya dalam dunia penjaminan mutu akademik telah melanglang buana hingga tingkat nasional dan internasional.

Sejak 2019, ia telah dikukuhkan sebagai asesor BAN-PT, lolos seleksi sebagai asesor eksternal penjaminan mutu Universiti Malaya, Malaysia, serta berhasil melewati tes Asesor Jabatan Akademik Dosen Jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar Kementerian Agama RI tahun 2025.

Karena reputasinya yang mumpuni itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mempercayakan Prof. Dirman sebagai reviewer utama dalam penyusunan proposal program doktor yang fokus pada studi Islam di Fakultas Dirasat Islamiyah.

Dalam kegiatan Konsinyering Penyusunan Borang Program Studi Baru tersebut, ia didampingi narasumber lain, yaitu Prof. Dr. Muslimin H. Kara, M.A. dari UIN Alauddin Makassar.

Keduanya saling melengkapi dalam memberikan masukan strategis dari sudut pandang yang berbeda.

Prof. Sudirman memberikan arahan mendalam terkait struktur kurikulum dan unit pengelola program studi, sementara Prof. Muslimin menitikberatkan analisis pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM).

Kombinasi keduanya diharapkan menghasilkan proposal yang siap memenuhi seluruh syarat pembukaan program doktor baru sesuai regulasi yang berlaku.

Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta, Dr. Yuli Yasin, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi atas kontribusi kedua guru besar tersebut.

“Harapan kami pada tahun 2026, program doktor ini sudah bisa resmi dibuka dan menerima mahasiswa baru, terutama dari negara-negara Timur Tengah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Fakultas Dirasat Islamiyah dikenal sebagai fakultas yang menerapkan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar utama bagi dosen dan mahasiswa.

Saat ini, ratusan mahasiswa asing telah menempuh pendidikan magister di fakultas tersebut dan mendesak pentingnya kelanjutan studi doktoral sejenis agar kesinambungan keilmuan tetap terjaga.

Kontribusi UIN Malang melalui kehadiran Prof. Sudirman dinilai sebagai wujud nyata kolaborasi antar-PTKIN dalam membangun ekosistem akademik unggul.

Dekan Fakultas Syariah UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., turut mengungkapkan kebanggaannya.

“Ini adalah kebanggaan kami sebagai dekan, karena salah satu dosen Fakultas Syariah mendapatkan pengakuan dari PTKIN lain dalam bidang akademik,” tuturnya,Senin (27/10/2025 ).

Ia menegaskan, keterlibatan dosen dalam forum nasional seperti ini merupakan bagian dari strategi mempertegas eksistensi Fakultas Syariah di tingkat nasional.

“Kepercayaan kepada Prof. Sudirman menjadi bukti kualitas dosen UIN Malang, sekaligus sejalan dengan tagline kami: Fakultas Syariah berdampak unggul dan impactful bagi masyarakat,” pungkasnya penuh semangat.( Eno).