Desa Tulungrejo Sambut Delegasi Desa dan Lurah Terbaik dengan Tarian Sanduk dan Jenang Gede
Batu I Serulingmedia.com – Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sebagai desa terbaik nasional 2024, menyambut kedatangan delegasi 74 kepala desa dan lurah terbaik se-Indonesia tahun 2022 dan 2023 dengan penuh kehangatan dan budaya. Bertempat di Balai Desa Tulungrejo, delegasi disambut dengan pertunjukan tarian tradisional Sanduk, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Batu, serta suguhan kuliner khas, Jenang Gede. Kamis (5/12/2024).
Tarian Sanduk, yang menggambarkan semangat gotong royong dan harmoni kehidupan masyarakat, berhasil memikat para tamu. Tari ini ditampilkan oleh para ibu-ibu Desa Tulungrejo sebagai bentuk penghormatan kepada delegasi yang datang dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Papua.

Selain itu, suguhan Jenang Gede—makanan tradisional khas Jawa Timur yang berbahan dasar tepung beras, santan, dan gula merah—menjadi simbol keramahan dan kekayaan budaya kuliner masyarakat Tulungrejo. Hidangan ini memperkenalkan cita rasa otentik yang menjadi kebanggaan desa.
“Acara penyambutan ini tidak hanya menunjukkan keramahan Desa Tulungrejo, tetapi juga menampilkan identitas budaya kami yang kuat,” ujar Suliono, Kepala Desa Tulungrejo.

Delegasi yang hadir mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan. Penyambutan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan studi banding yang diadakan Kementerian Dalam Negeri, di mana Desa Tulungrejo ditetapkan sebagai desa percontohan nasional. Tidak hanya memperlihatkan keberhasilan pembangunan dan pengelolaan desa, momen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan pertukaran budaya antardesa dari seluruh Indonesia.

I Wayan Mudana, Kepala Desa Kutu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan kesan mendalam. “Ini adalah pengalaman luar biasa. Kami merasa sangat dihormati dengan sambutan budaya dan kuliner yang kaya akan makna, Bali sudah lama berkembang, tetapi ada sisi di Batu yang bisa kami ambil dan aplikasikan di Kutu agar semakin maju ” ujarnya.
Senada dengan itu, Syarifudin Alpenia, Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kelurahan Nusajaya, Tangerang, menyebut Desa Tulungrejo sebagai contoh ideal dalam pemanfaatan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat. “Luar biasa bagaimana desa ini berkembang tanpa meninggalkan adat dan budaya masyarakatnya,” ungkapnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga forum silaturahmi antar kepala desa dan lurah berprestasi. Desa Tulungrejo telah menunjukkan bagaimana perencanaan matang, inovasi, dan kolaborasi dapat membawa sebuah desa ke tingkat nasional. Dengan menjadi percontohan, Desa Tulungrejo telah membuka pintu bagi desa-desa lain untuk meniru dan mengembangkan potensi masing-masing.

Sebagai desa percontohan nasional, Desa Tulungrejo menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah desa tidak hanya tergantung pada potensi alam yang dimilikinya, tetapi juga pada visi kepemimpinan, kerja keras masyarakat, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Desa ini adalah inspirasi nyata bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan adalah kunci menuju Indonesia yang lebih maju. ( Eno ).






