Camat Batu Dorong Penertiban Kabel dan Tiang Listrik Demi Estetika Kota Wisata

CAMAT BATU SASONGKO

Batu | Serulingmedia.com –  Camat Batu, Sasongko Fitra A., SIP., MH., mengusulkan kepada Pemerintah Kota Batu untuk melakukan penertiban dan penataan ulang terhadap instalasi kabel dan pipa yang terkesan semrawut. Dalam kesempatan tersebut, Sasongko menyoroti pemasangan tiang listrik dan kabel yang tidak tertata dengan baik di jalan-jalan utama Kota Batu. Ia menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur ini seharusnya tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga selaras dengan estetika kota.

Hal itu dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) yang digelar di Hotel Aston pada Kamis (27/2/2025).

Disebutkan, Kota Batu, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia, terus berbenah untuk meningkatkan daya tariknya. Salah satu permasalahan yang mengemuka adalah kondisi infrastruktur yang kurang tertata, khususnya dalam pemasangan kabel listrik, pipa saluran air, serta tiang listrik di sepanjang jalan protokol. Kondisi ini dinilai mengurangi estetika kota dan berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan.

Beberapa kawasan yang menjadi perhatian utama dalam usulan ini adalah Jalan Panglima Sudirman, Jalan M. Sahar, serta Jalan Bromo-Semeru. Ketiga lokasi ini merupakan jalur utama wisatawan yang mengunjungi Kota Batu. Oleh karena itu, penataan ulang infrastruktur di kawasan ini akan memberikan dampak positif terhadap citra Kota Batu sebagai kota wisata yang nyaman dan tertata.

“Selama ini pemasangan tiang listrik dan kabelnya yang melintang di jalan protokol terkesan saling menumpuk dan asal-asalan, sehingga mengurangi nilai estetika. Hal yang sama juga terjadi pada pemasangan pipa saluran air. Sebagai kota tujuan wisata, Batu perlu melakukan pembenahan,” ungkap Sasongko.

Usulan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak yang hadir dalam Musrenbangcam, termasuk Ketua DPRD Batu, Sekda, serta para kepala OPD. Keberlanjutan pembangunan Kota Batu tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada aspek kenyamanan dan keindahan kota. Penataan ulang kabel listrik, pipa air, dan tiang listrik menjadi langkah konkret untuk menciptakan tata kota yang lebih harmonis dan menarik.

Pemerintah Kota Batu diharapkan dapat segera menindaklanjuti usulan ini dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti PLN, PDAM, dan penyedia layanan telekomunikasi. Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi pemasangan kabel bawah tanah, penyesuaian tata letak pipa air, serta penyusunan regulasi yang mengatur standar pemasangan infrastruktur publik.

Dengan adanya pembenahan ini, Kota Batu akan semakin memperkuat posisinya sebagai kota wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan atraksi wisata, tetapi juga kenyamanan dan keindahan tata kota yang mendukung pengalaman berwisata yang lebih baik bagi para pengunjung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, merespons positif usulan yang disampaikan oleh Camat Batu. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi internal serta berkoordinasi dengan OPD dan dinas terkait yang bertanggung jawab atas fasilitas tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi masukan dari Pak Camat dan akan segera melakukan evaluasi internal. Selanjutnya, kami akan mengundang dinas terkait guna membahas penataan kawasan yang dianggap bermasalah,” tegas Alfi usai menghadiri Musrenbangcam.

Alfi juga mengakui bahwa persoalan ini muncul akibat kebijakan pimpinan sebelumnya. Namun, ia menilai masukan tersebut sebagai langkah positif untuk melakukan penataan ulang demi perbaikan Kota Batu. Menurutnya, sebagai kota wisata, Batu harus memperhatikan aspek estetika dalam pemasangan tiang listrik, papan reklame, baliho, kabel, serta pipa saluran air agar tampak lebih indah dan tertata dengan baik.

“ tentu akan dibahas dengan memperhatikan skala prioritas dan kondisi anggaran yang ada “ lanjutnya.

Melalui Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang ) Tingkat Kecamatan, Pemerintah Kota Batu diharapkan dapat segera menindaklanjuti usulan ini dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti PLN, PDAM, dan penyedia layanan telekomunikasi. Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi pemasangan kabel bawah tanah, penyesuaian tata letak pipa air, serta penyusunan regulasi yang mengatur standar pemasangan infrastruktur publik.

Dengan adanya pembenahan ini, Kota Batu akan semakin memperkuat posisinya sebagai kota wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan atraksi wisata, tetapi juga kenyamanan dan keindahan tata kota yang mendukung pengalaman berwisata yang lebih baik bagi para pengunjung.( Eno )